McTominay Sukses Jalani Prosedur Jantung, Napoli Konfirmasi Dua Pekan Istirahat
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Napoli, Scott McTominay, berhasil menjalani ablasi jantung di Manchester dan diprediksi absen sekitar dua pekan.
- Prosedur ini dijadwalkan bertepatan dengan jeda internasional untuk meminimalkan jumlah laga yang dilewatkan, termasuk duel kontra Arsenal di Liga Champions.
- Kepulangan McTominay ke lapangan diharapkan terjadi pada awal Oktober, memperkuat lini tengah Napoli di tengah persaingan ketat Serie A.

Napoli memastikan gelandang andalannya, Scott McTominay, sukses menjalani prosedur ablasi jantung di rumah sakit Spire Manchester, Selasa pagi waktu setempat. Klub Serie A itu memperkirakan pemain asal Skotlandia tersebut akan kembali berlatih bersama tim utama dalam waktu sekitar dua pekan.
Langkah medis ini diambil setelah McTominay didiagnosis mengalami aritmia ringan yang bersifat jinak pekan lalu. Meski kondisi tersebut tidak mengancam nyawa, penanganan dini dinilai perlu untuk mencegah risiko yang lebih serius di kemudian hari. Napoli, melalui pernyataan resmi di situs klub, menyebut operasi berjalan sempurna dan pemain kini memasuki masa pemulihan.
โSesuai rencana, Scott menjalani prosedur ablasi di Spire Manchester Hospital pagi ini. Operasi berhasil dengan baik,โ demikian bunyi pernyataan tersebut. Klub juga menambahkan bahwa McTominay akan beristirahat total sebelum kembali menjalani latihan intensif.
Keputusan menjalani operasi pada pekan ini bukan tanpa perhitungan. Manajemen Napoli tampaknya sengaja menjadwalkan tindakan medis ini berdekatan dengan jeda internasional September-Oktober. Dengan begitu, jumlah pertandingan yang harus dilewati McTominay bisa ditekan seminimal mungkin. Ia diprediksi absen saat Napoli menjamu Arsenal pada laga pembuka Liga Champions, serta dua duel Serie A melawan Bologna dan Fiorentina.
Sebelumnya, McTominay juga tidak tampil saat Napoli tumbang 2-3 dari Inter Milan akhir pekan lalu. Kehilangan pemain berusia 27 tahun itu jelas menjadi pukulan bagi Antonio Conte, yang mengandalkan energi dan visi bermain McTominay di lini tengah. Sejak bergabung dari Manchester United pada musim panas 2024, pemain yang dinobatkan sebagai MVP Serie A 2024-25 itu langsung menjadi motor permainan Partenopei.
Bagi pengamat sepak bola Italia, kabar ini setidaknya memberi kejelasan atas masa pemulihan McTominay. Sebelumnya, banyak spekulasi berkembang mengenai seberapa lama pemain kelahiran Lancaster itu akan menepi. Kini, Napoli bisa bernapas lega karena sang gelandang diperkirakan kembali merumput pada awal Oktober, tepat saat kompetisi memasuki fase krusial.
Di sisi lain, absennya McTominay menjadi ujian bagi kedalaman skuad Napoli. Conte harus mencari formulasi pengganti yang mampu menjaga ritme permainan tim. Nama-nama seperti Billy Gilmour atau Michael Folorunsho bisa menjadi opsi, meski kualitas McTominay dalam menusuk dari lini kedua sulit ditiru.
Fenomena ini juga menarik dicermati dari perspektif Indonesia. Banyak penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti perkembangan Serie A, terutama setelah sejumlah pemain Asia Tenggara merumput di Eropa. Kabar kesehatan pemain sekaliber McTominay tentu menjadi perhatian, mengingat ia adalah salah satu bintang yang membuat liga Italia semakin kompetitif. Selain itu, kasus ini mengingatkan bahwa deteksi dini gangguan irama jantung sangat penting bagi atlet profesional, sebuah pelajaran yang relevan bagi pembinaan olahraga di Indonesia.
Ke depannya, pertanyaan besarnya adalah apakah McTominay bisa langsung tampil impresif setelah menjalani prosedur medis. Riwayat pemain yang pernah menangani masalah serupa menunjukkan bahwa ablasi jantung umumnya tidak mengganggu performa jangka panjang. Namun, adaptasi bertahap tetap diperlukan. Conte tentu tidak ingin terburu-buru memainkannya dan berisiko memicu cedera lain.
Dengan jadwal padat yang menanti, Napoli berharap McTominay pulih tepat waktu untuk menghadapi rentetan laga penting. Jika semua berjalan lancar, kehadirannya kembali akan menjadi suntikan moral bagi skuad yang tengah berjuang mempertahankan gelar scudetto. Apakah Napoli mampu bertahan tanpa dirinya? Dua pekan ke depan akan menjadi jawabannya.



