Rybakina Hancurkan Osaka, Satu Langkah Lagi ke Puncak Ranking WTA
Baca dalam 60 detik
- Elena Rybakina melaju ke perempat final US Open setelah menaklukkan Naomi Osaka dua set langsung, 6-1, 6-4.
- Kemenangan ini membuka peluang besar bagi Rybakina untuk menjadi petenis nomor satu dunia untuk pertama kalinya.
- Jika mampu mengalahkan Zheng Qinwen di perempat final, Rybakina akan menggeser Aryna Sabalenka dari puncak klasemen.

Elena Rybakina, unggulan kedua asal Kazakhstan, menunjukkan dominasi luar biasa dengan menyingkirkan mantan juara dua kali, Naomi Osaka, dalam laga babak keempat US Open. Kemenangan telak 6-1, 6-4 di Louis Armstrong Stadium, New York, tidak hanya mengantarkannya ke perempat final, tetapi juga menempatkannya di ambang sejarah sebagai petenis nomor satu dunia untuk pertama kalinya.
Pertandingan yang berlangsung hanya 66 menit itu menjadi panggung superioritas Rybakina. Ia tampil nyaris sempurna di sepanjang laga, hanya kehilangan empat poin saat servis. Dengan tujuh ace dan 29 winner berbanding sembilan milik Osaka, Rybakina menunjukkan kualitas yang membuatnya dijuluki salah satu server terbaik di tur putri. Osaka, yang sempat bangkit di set kedua, gagal memanfaatkan satu-satunya break point yang ia miliki, dan akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya yang lebih konsisten.
Kemenangan ini menempatkan Rybakina pada posisi yang sangat menguntungkan. Jika ia mampu mengalahkan Zheng Qinwen, juara Olimpiade asal China, di babak perempat final, maka ia akan mengunci posisi puncak ranking WTA, terlepas dari hasil Aryna Sabalenka yang merupakan juara bertahan. "Tentu saya menginginkannya, saya tidak tahu siapa yang tidak menginginkan ini," ujar Rybakina kepada wartawan. "Saya mencoba untuk tetap tenang dan melakukan yang terbaik, berjuang sampai akhir pertandingan berikutnya."
Sementara itu, Zheng Qinwen sendiri lolos ke perempat final dengan cara dramatis. Ia sempat tertinggal 0-5 di set pertama melawan Iga Swiatek, mantan juara dan unggulan teratas, sebelum akhirnya bangkit dan memenangkan pertandingan. Ini adalah kali kedua Zheng mampu membalikkan keadaan dari ketertinggalan 0-5, menunjukkan mentalitas juara yang dimilikinya.
Bagi penggemar tenis Indonesia, performa Rybakina ini tentu menarik untuk disimak. Ia adalah salah satu pemain dengan servis tercepat dan paling akurat di tunggal putri, gaya bermain yang agresif dan efisien. Kehadirannya di puncak ranking akan memberikan warna baru dalam persaingan tenis putri yang selama ini didominasi oleh Sabalenka, Swiatek, dan beberapa nama besar lainnya. Selain itu, keberhasilan Zheng Qinwen, yang merupakan representasi Asia, juga menjadi inspirasi bagi petenis-petenis muda di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Pertandingan perempat final antara Rybakina dan Zheng diprediksi akan berlangsung sengit. Zheng memiliki permainan yang solid dan tidak kenal menyerah, seperti yang ia tunjukkan saat melawan Swiatek. Namun, Rybakina datang dengan kepercayaan diri tinggi dan performa yang sedang menanjak. Jika ia mampu mempertahankan kualitas servisnya seperti di laga melawan Osaka, bukan tidak mungkin ia akan melaju lebih jauh dan mewujudkan mimpinya menjadi nomor satu dunia.
Dengan pencapaian ini, Rybakina juga mengirimkan pesan bahwa persaingan di puncak tenis putri semakin terbuka. Apakah ia akan menjadi juara US Open tahun ini? Atau justru Zheng yang akan melanjutkan kejutan? Yang jelas, perjalanan mereka di Flushing Meadows akan menjadi tontonan yang sayang untuk dilewatkan.



