Insiden di Tikungan Parabolica: Balapan GP Italia Terhenti, Leclerc Alami Kecelakaan Keras
Baca dalam 60 detik
- Putaran keempat GP Italia di Monza dihentikan menyusul kecelakaan keras Charles Leclerc di tikungan Parabolica.
- Insiden ini terjadi setelah persaingan sengit dengan rekan setim Lewis Hamilton di awal balapan, yang sempat membuat Hamilton terlempar ke gravel.
- Balapan akan dilanjutkan setelah perbaikan pembatas ban, dengan Leclerc dipastikan tidak mengalami cedera serius.

Balapan Formula 1 Grand Prix Italia di Sirkuit Monza harus dihentikan sementara pada putaran keempat dari total 53 putaran yang direncanakan, Minggu (6/9), setelah pembalap Ferrari, Charles Leclerc, terlibat kecelakaan keras di tikungan Parabolica. Insiden ini sontak mengubah dinamika balapan di hadapan puluhan ribu penonton yang memadati sirkuit legendaris tersebut.
Leclerc, yang start dari posisi ketiga, tampak tidak mengalami cedera serius namun dalam kondisi syok. Ia berhasil keluar dari mobil sendiri dan duduk di rumput di belakang pembatas. Insiden ini terjadi saat Leclerc tengah berusaha mempertahankan posisinya dari tekanan pembalap McLaren, Oscar Piastri. Rekaman televisi menunjukkan mobil Ferrari kehilangan traksi, menyentuh garis putih di tepi trek, lalu meluncur keluar dengan kecepatan tinggi.
Sebelum kecelakaan tersebut, balapan sudah memanas sejak tikungan pertama. Rekan setim Leclerc, Lewis Hamilton, mencoba menyalip dari sisi dalam, namun malah terdorong keluar hingga masuk ke gravel dan jatuh ke posisi ke-11. Hamilton sempat mengeluh melalui radio tim, "Charles mendorongku keluar," yang kemudian dicatat oleh stewards untuk investigasi lebih lanjut.
Penghentian balapan ini tentu menjadi pukulan telak bagi Ferrari, yang berharap tampil gemilang di kandang sendiri. Monza adalah markas para Tifosi, dan kemenangan di sini selalu memiliki makna emosional yang mendalam. Namun, mimpi itu kini pupus, setidaknya untuk balapan kali ini. Sementara itu, bagi Hamilton, insiden di tikungan pertama menambah daftar kekecewaannya di musim ini yang penuh tantangan.
Insiden ini juga menyoroti risiko tinggi di tikungan Parabolica, yang dikenal sebagai salah satu tikungan tercepat di kalender F1. Sebelumnya, tikungan ini telah dimodifikasi untuk meningkatkan keselamatan, namun kecelakaan tetap bisa terjadi. Para marshal langsung turun tangan untuk memperbaiki pembatas ban yang rusak, sementara tim medis memeriksa kondisi Leclerc.
Bagi penggemar F1 di Indonesia, momen ini mengingatkan pada kecelakaan-kecelakaan dramatis yang kerap mewarnai GP Italia. Meski balapan dihentikan, antisipasi publik tetap tinggi menanti kelanjutan balapan yang akan segera dimulai kembali. Pertanyaan besarnya, akankah Leclerc mampu kembali bangkit setelah insiden ini, atau justru balapan ini menjadi titik balik bagi persaingan di klasemen? Semua mata kini tertuju pada restart yang dinanti.



