Inter Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Lautaro Martinez Jadi Pahlawan di San Siro
Baca dalam 60 detik
- Inter Milan membalikkan keadaan menjadi 3-2 atas Napoli dalam laga Serie A pekan ketiga, dengan seluruh gol tercipta di babak kedua.
- Lautaro Martinez mencetak dua gol, termasuk gol kemenangan di menit akhir, setelah Napoli sempat unggul dua gol lebih dulu.
- Kemenangan ini menjadi sinyal awal persaingan ketat Scudetto, sekaligus ujian mental bagi kedua tim di awal musim.

Dalam laga yang berlangsung dramatis di San Siro, Inter Milan sukses membalikkan keadaan menjadi 3-2 atas Napoli pada pekan ketiga Serie A, Minggu (4/2/2024) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol di babak kedua, Nerazzurri bangkit dan memastikan tiga poin berkat gol penalti Lautaro Martinez di masa injury time.
Pertandingan yang baru memasuki pekan ketiga ini langsung menyajikan tontonan berkualitas tinggi. Napoli tampil mengejutkan dengan dua gol cepat pada menit ke-53 dan 60 melalui aksi Matteo Politano dan Giovanni Simeone. Namun, Inter tidak menyerah. Gol balasan datang dari Hakan Calhanoglu pada menit ke-65, disusul sundulan Lautaro Martinez lima menit berselang untuk menyamakan kedudukan.
Ketika laga tampaknya akan berakhir imbang, wasit menunjuk titik putih setelah pemain pengganti Napoli, Juan Jesus, melakukan pelanggaran di kotak penalti. Lautaro Martinez yang maju sebagai eksekutor sukses menuntaskan tugasnya pada menit ke-90+5, memastikan kemenangan dramatis Inter dan membuat publik San Siro bergemuruh.
Kemenangan ini tidak hanya memperlihatkan ketangguhan mental Inter, tetapi juga menjadi sinyal awal persaingan ketat menuju Scudetto musim ini. Napoli, yang musim lalu tampil impresif, harus mengakui keunggulan lawan meski sempat mendominasi. Pelatih Inter, Simone Inzaghi, patut mendapat pujian atas keberaniannya melakukan perubahan taktik di babak kedua, yang terbukti efektif membongkar pertahanan Napoli.
Bagi pecinta sepak bola Indonesia, laga ini menjadi tontonan menarik yang menunjukkan bahwa Serie A masih menjadi salah satu liga paling kompetitif di Eropa. Kehadiran pemain-pemain bintang seperti Lautaro Martinez dan Victor Osimhen selalu dinanti, dan duel seperti ini kerap menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial Tanah Air.
Dari sisi taktik, Inzaghi terlihat melakukan penyesuaian dengan memasukkan pemain seperti Denzel Dumfries dan Henrikh Mkhitaryan untuk menambah daya gedor. Perubahan ini langsung membuahkan hasil, dengan Inter mampu menekan pertahanan Napoli yang mulai kehilangan konsentrasi. Sementara itu, pelatih Napoli, Rudi Garcia, mungkin akan menyesali keputusan menarik keluar pemain kuncinya terlalu dini, yang membuat timnya kehilangan keseimbangan.
Kemenangan ini juga menjadi modal berharga bagi Inter menjelang laga-laga berat berikutnya, termasuk di Liga Champions. Sementara bagi Napoli, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi, terutama dalam hal manajemen pertandingan saat unggul. Apakah Napoli mampu bangkit dan bersaing di papan atas? Atau justru Inter yang akan menjadi kandidat terkuat juara musim ini? Musim masih panjang, tetapi laga ini telah memberikan gambaran awal yang menarik.



