Sabalenka Awali US Open dengan Kemenangan Meyakinkan, Incar Gelar Ketiga Beruntun
Baca dalam 60 detik
- Unggulan utama Aryna Sabalenka menaklukkan Camila Osorio 6-2, 6-4 di babak pertama US Open, menegaskan ambisinya meraih tiga gelar beruntun di Flushing Meadows.
- Kemenangan ini menjadi sinyal kebangkitan setelah performa Sabalenka di paruh kedua musim menurun, dengan kegagalan mencapai final sejak Maret lalu.
- Sabalenka juga berjuang mempertahankan peringkat satu dunia yang terancam oleh tiga pesaing lain di turnamen ini.

NEW YORK โ Aryna Sabalenka memulai perjalanannya di US Open 2025 dengan langkah mantap. Unggulan pertama asal Belarusia itu menundukkan Camila Osorio dari Kolombia dengan skor telak 6-2, 6-4 pada babak pertama, Senin (31/8) waktu setempat. Kemenangan ini menjadi modal berharga dalam usahanya meraih gelar ketiga beruntun di turnamen Grand Slam penutup musim tersebut.
Kemenangan ini terasa istimewa mengingat performa Sabalenka di paruh kedua musim ini jauh dari kata memuaskan. Setelah menjuarai Indian Wells dan Miami Open pada Maret lalu, ia gagal melaju ke partai final di berbagai turnamen. Kondisi itu sempat memunculkan keraguan tentang kesiapannya menghadapi Grand Slam di Flushing Meadows.
Di hadapan publik Arthur Ashe Stadium, Sabalenka tampil dominan. Ia melepaskan 32 winner dan hanya kehilangan servis sekali di set kedua. Kemenangan ini mengantarnya ke babak kedua untuk berjumpa Polina Iatcenko dari Rusia. Jika terus konsisten, Sabalenka berpeluang menyamai rekor Serena Williams dan Chris Evert sebagai satu-satunya wanita di era profesional yang mampu menjuarai US Open tiga kali beruntun.
โSaya sangat senang dengan level permainan saya. Stadion ini salah satu favorit saya, saya selalu merasakan emosi terbaik di sini,โ ujar Sabalenka usai pertandingan. Pernyataan itu menegaskan kepercayaan dirinya yang kembali pulih setelah periode sulit.
Pertandingan berjalan menarik sejak awal. Osorio sempat memberikan perlawanan, tetapi kesalahan sendiri, termasuk lima double fault di set pertama, membuatnya tertinggal 1-4. Sabalenka memanfaatkan peluang dengan backhand yang sulit dikembalikan. Di set kedua, keduanya saling berbagi break, namun Sabalenka berhasil memanfaatkan momentum di game kesembilan untuk memastikan kemenangan.
Bagi pecinta tenis Indonesia, performa Sabalenka ini menarik untuk disimak. Selain sebagai hiburan, konsistensi pemain top seperti Sabalenka sering menjadi acuan bagi petenis muda Tanah Air yang bercita-cita menembus level internasional. Keberhasilan Sabalenka bangkit dari keterpurukan juga menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya mentalitas juara.
Pertanyaan besarnya kini: mampukah Sabalenka mempertahankan performa ini hingga partai puncak? Tekanan untuk mempertahankan gelar dan peringkat satu dunia jelas menjadi beban tersendiri. Namun, dengan modal kemenangan meyakinkan ini, langkahnya di New York tampak semakin kokoh.



