Barcelona Bantai Elche 5-0, Raphinha dan Fermin Lopez Cetak Brace
Baca dalam 60 detik
- Barcelona menghancurkan Elche 5-0 di pekan kedua La Liga, dengan Raphinha dan Fermin Lopez masing-masing mencetak dua gol.
- Kemenangan ini menegaskan ketajaman lini serang Barcelona di bawah Hansi Flick, meski baru bermain satu laga.
- Hasil ini memberi sinyal awal persaingan ketat di papan atas La Liga, dan jadi perhatian bagi penggemar sepak bola Indonesia.

Barcelona memulai petualangan mereka di La Liga musim 2026/27 dengan pesta gol. Bertandang ke Stadion Manuel Martinez Valero, markas Elche, Senin dini hari WIB, Blaugrana menang telak 5-0. Dua pemain menjadi bintang: Raphinha dan Fermin Lopez, masing-masing mencetak brace, sementara satu gol lainnya disumbang Karim Adeyemi.
Kemenangan ini langsung mengangkat Barcelona ke posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi tiga poin. Namun, perlu dicatat, tim asuhan Hansi Flick baru memainkan satu pertandingan. Sementara itu, Elche harus menelan kekalahan pertama mereka musim ini dan tertahan di peringkat ke-15 dengan satu poin.
Sejak menit awal, Barcelona sudah menunjukkan agresivitas. Lamine Yamal mengancam pada menit keenam, meski tembakannya masih melambung. Keunggulan akhirnya datang dari titik penalti pada menit ke-13 setelah Victor Chust menjatuhkan Raphinha di kotak terlarang. Raphinha yang menjadi eksekutor sukses menaklukkan kiper Matias Dituro dengan tendangan ke pojok kanan bawah.
Elche mencoba memberikan perlawanan. Peluang terbaik tuan rumah hadir pada menit ke-35 lewat tendangan voli Gonzalo Villar, namun belum mengarah ke gawang. Menjelang turun minum, Barcelona harus kehilangan Gavi karena cedera, digantikan Pedri. Di masa injury time, Adeyemi mencetak gol debutnya di La Liga memanfaatkan assist Raphinha, menutup babak pertama dengan skor 2-0.
Babak kedua berjalan serupa. Barcelona terus menekan, dan Elche nyaris memperkecil ketertinggalan pada menit ke-52 melalui tembakan keras Tete Morente yang membentur tiang. Namun, Barcelona justru memperbesar keunggulan. Raphinha mencetak gol keduanya pada menit ke-67 setelah menerima umpan tarik Anthony Gordon. Fermin Lopez kemudian ikut mencetak dua gol beruntun pada menit ke-71 dan ke-79, mengubah skor menjadi 5-0. Anthony Gordon hampir menambah gol keenam, tetapi Dituro masih mampu menepis.
Kemenangan telak ini tak hanya soal tiga poin, tetapi juga sinyal kekuatan lini serang Barcelona. Hansi Flick tampaknya berhasil meramu skuadnya dengan baik, memadukan pengalaman Raphinha dengan energi muda seperti Fermin dan Lamine Yamal. Bagi penggemar sepak bola Indonesia, performa apik ini tentu menarik untuk disimak, mengingat banyak yang mengikuti perkembangan klub-klub Eropa, termasuk Barcelona.
Di sisi lain, Elche yang baru promosi harus segera berbenah. Kebobolan lima gol di kandang sendiri menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih mereka. Pertahanan yang rapuh akan menjadi masalah serius jika tidak segera diperbaiki.
Pertanyaan selanjutnya: apakah Barcelona mampu mempertahankan performa ini? Jadwal padat menanti, termasuk El Clasico melawan Real Madrid. Jika lini depan terus tajam, bukan tidak mungkin mereka menjadi kandidat kuat juara musim ini.



