Barcelona Hajar Elche 5-0, Raphinha dan Fermin Lopez Jadi Bintang Pembuka LaLiga
Baca dalam 60 detik
- Barcelona mengawali musim dengan kemenangan telak 5-0 atas Elche, menegaskan ambisi mempertahankan gelar.
- Raphinha dan Fermin Lopez masing-masing mencetak dua gol, sementara rekrutan baru Adeyemi langsung mencetak gol debut.
- Kekhawatiran muncul setelah Gavi cedera lutut, yang bisa memengaruhi kedalaman skuat Barcelona di musim yang padat.

Barcelona memulai langkah pertahanan gelar LaLiga dengan cara yang sempurna. Bertandang ke markas Elche, Minggu (23/8) malam WIB, skuat asuhan Hansi Flick menang telak 5-0. Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan pernyataan dominasi atas kompetisi yang ingin mereka kuasai untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Kapten Raphinha menjadi motor kemenangan dengan dua golnya. Ia membuka keunggulan pada menit ke-14 lewat eksekusi penalti yang dingin setelah dijatuhkan bek Elche, Victor Chust. Gol ini menjadi sinyal bahwa Barcelona tidak berniat memberi ruang bagi lawan. Aliran serangan cepat dan pressing ketat langsung terlihat sejak menit awal.
Rekrutmen musim panas, Karim Adeyemi, langsung mencuri perhatian. Eks pemain Borussia Dortmund itu mencetak gol debutnya pada masa injury time babak pertama. Gol berawal dari kerja sama apik: Lamine Yamal mengirim umpan ke Raphinha, yang kemudian melepaskan assist cerdas untuk Adeyemi. Pemain Jerman itu lolos dari jebakan offside dan menuntaskan peluang dengan tenang.
Setelah jeda, Elche berharap bisa memperbaiki permainan. Namun, kehadiran Anthony Gordon yang masuk sebagai pemain pengganti justru mempercepat kehancuran tuan rumah. Pada menit ke-67, Gordon melaju di sisi kiri dan memberikan umpan matang kepada Raphinha yang langsung melepaskan tembakan keras untuk gol keduanya. Empat menit berselang, Gordon kembali menjadi kreator, berlari dari tengah lapangan, menerima umpan panjang, dan mengirim bola ke kotak penalti untuk diselesaikan Fermin Lopez menjadi gol ketiga.
Fermin Lopez belum selesai. Pada menit ke-79, ia menunjukkan kualitas individunya dengan mengontrol bola di tepi kotak, memutar melewati penjagaan, lalu melepaskan tembakan yang tak mampu dijangkau kiper Elche. Gol ini menutup pesta 5-0 yang nyaris sempurna.
Satu-satunya kabar buruk bagi Barcelona adalah cedera yang dialami Gavi menjelang turun minum. Gelandang muda itu mengeluh sakit di lutut kanannya dan harus ditarik keluar. Hingga berita ini diturunkan, klub belum memberikan update resmi mengenai kondisi pemain yang menjadi andalan lini tengah tersebut. Cedera ini tentu menjadi perhatian mengingat padatnya jadwal musim ini.
Kemenangan telak ini memberikan sinyal kuat bagi para pesaing Barcelona, termasuk Real Madrid dan Atletico Madrid. Dengan skuat yang dalam dan lini serang yang tajam, Barcelona menunjukkan bahwa mereka adalah kandidat terkuat juara. Namun, perjalanan masih panjang. Konsistensi dan kedalaman skuat akan menjadi kunci, terutama jika cedera mulai menghampiri pemain kunci seperti Gavi.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, performa Barcelona ini menjadi tontonan menarik. Banyak penggemar LaLiga di Tanah Air yang menantikan duel-duel seru musim ini. Pertanyaannya, akankah Barcelona mampu mempertahankan performa ini hingga akhir musim dan mengukuhkan dominasi mereka di Spanyol? Atau justru cedera dan kelelahan akan menjadi batu sandungan? Musim baru LaLiga baru saja dimulai, dan Barcelona sudah memberikan peringatan dini.



