Jorge Martin Sempurna di Silverstone, Marc Marquez Jatuh ke Posisi Sembilan
Baca dalam 60 detik
- Martin memenangi sprint MotoGP Inggris dengan start-to-finish, memperkuat dominasinya di klasemen.
- Marc Marquez kehilangan posisi demi posisi, mengindikasikan masalah ritme balapan yang berkelanjutan.
- Hasil ini memberi sinyal persaingan ketat menuju balapan utama, dengan Martin sebagai favorit kuat.

Jorge Martin tampil tanpa cela di Sirkuit Silverstone, memenangi sprint MotoGP Inggris dengan memimpin dari awal hingga akhir. Pebalap Aprilia itu tidak pernah sekalipun kehilangan posisi terdepan, menunjukkan kecepatan dan konsistensi yang sulit ditandingi rival-rivalnya.
Sejak lampu start padam, Martin langsung melesat dan membangun keunggulan. Tekanan sempat datang dari Ai Ogura dan Fabio Di Giannantonio, namun pada lap ketiga Martin berhasil melepaskan diri, menjaga jarak aman sekitar 0,5 detik. Sementara itu, drama justru terjadi di belakangnya, terutama menimpa Marc Marquez yang kesulitan menemukan ritme.
Marc Marquez, yang memulai balapan dari posisi keempat, perlahan-lahan merosot. Ia gagal mengikuti laju Ogura dan Di Giannantonio, dan pada lap kelima ia bahkan disalip oleh Marco Bezzecchi. Alex Marquez juga ikut menyalipnya, disusul Pedro Acosta dan Joan Mir di lap-lap akhir. Pada lap terakhir, Franco Morbidelli melengkapi daftar panjang pebalap yang berhasil melewati Marc, membuatnya finis di urutan kesembilan.
Di depan, persaingan untuk posisi keempat juga menarik. Alex Marquez tampil impresif dengan berhasil melewati Di Giannantonio, sementara Di Giannantonio sendiri harus puas di posisi kelima. Pedro Acosta finis keenam, diikuti Joan Mir, Franco Morbidelli, dan Marc Marquez. Diogo Moreira melengkapi posisi sepuluh besar.
Hasil ini menegaskan dominasi Martin di musim 2026, sekaligus menjadi sinyal peringatan bagi Marc Marquez yang terus kesulitan beradaptasi dengan motor Ducati. Bagi penggemar MotoGP di Indonesia, balapan ini memberikan gambaran bahwa persaingan menuju gelar juara dunia semakin menarik. Dengan performa seperti ini, Martin jelas menjadi kandidat terkuat, namun balapan utama nanti akan menjadi ujian sesungguhnya.
Apakah Marc Marquez mampu bangkit di balapan utama, atau akankah Martin melenggang mulus meraih kemenangan beruntun? Kita tunggu saja aksinya di Silverstone.



