Raul Fernandez Menang di Silverstone, Martin Perkokoh Puncak Klasemen MotoGP
Baca dalam 60 detik
- Raul Fernandez memanfaatkan insiden start Jorge Martin untuk meraih kemenangan kedua di MotoGP, sekaligus menuntaskan frustrasi setelah kecelakaan di sprint.
- Martin finis kedua dan melebarkan keunggulan menjadi 31 poin atas Marco Bezzecchi, yang naik ke peringkat dua klasemen.
- Kemenangan ini menegaskan persaingan musim ini kian ketat, dengan Marc Marquez justru terpuruk di posisi ketujuh.

Pembalap Trackhouse Racing, Raul Fernandez, tampil sempurna di Sirkuit Silverstone dengan memimpin sejak tikungan pertama hingga finis terdepan pada Grand Prix Inggris, Minggu (9/8). Kemenangan ini sekaligus menjadi yang kedua baginya di kelas utama setelah sebelumnya sukses di Australia tahun lalu.
Start yang krusial menjadi pembeda. Fernandez yang memulai dari posisi kedua langsung menyalip pole-sitter Jorge Martin di Tikungan 1. Sementara itu, Martin justru mengalami masalah teknis ketika perangkat ride-height-nya gagal berfungsi, membuatnya turun ke posisi ketiga dan harus mengejar ketertinggalan.
Keunggulan Fernandez terus melebar hingga lebih dari empat detik, dan ia akhirnya finis dengan selisih 2,54 detik di depan Martin. Bagi Fernandez, ini adalah kebangkitan manis setelah ia gagal finis di sprint race sehari sebelumnya. "Saya sangat senang untuk tim. Kemarin saya frustrasi karena kesalahan saya. Tapi kami manusiawi, dan itu bagian dari olahraga," ujarnya seusai balapan.
Bagi Martin, hasil ini tetap positif meski gagal mempertahankan kemenangan sprint. Ia berhasil bangkit dan merebut posisi kedua dari Marco Bezzecchi pada lap kesembilan. "Hasil ini memberi kepercayaan diri besar bagi saya dan tim. Sepertinya kami menemukan arah untuk menjaga momentum. Balapan luar biasa, meski ada kesalahan kecil di awal," kata Martin.
Dengan tambahan 20 poin, Martin kini mengoleksi 31 poin lebih banyak dari Bezzecchi yang naik ke peringkat kedua klasemen. Sementara itu, Ai Ogura harus rela turun setelah mengalami retirement pertamanya musim ini, tertinggal 37 poin dari Martin.
Di sisi lain, Marc Marquez kembali menjalani akhir pekan yang sulit. Start dari posisi keenam, ia hanya mampu finis ketujuh dan kini berada di peringkat keempat klasemen. Ini menjadi catatan buruk bagi juara bertahan yang terus kesulitan menemukan performa terbaiknya.
Persaingan di barisan depan juga diwarnai duel sengit antara Bezzecchi dan Alex Marquez. Sempat terjadi kesalahan di akhir balapan, Alex Marquez gagal menyalip Bezzecchi yang akhirnya mengamankan podium ketiga. Ini menjadi podium perdana Bezzecchi sejak memenangi GP Italia, sekaligus menegaskan kebangkitannya setelah sempat memimpin klasemen awal musim.
Hasil lengkap di Silverstone menempatkan Alex Marquez di posisi keempat, Pedro Acosta kelima, dan Fabio Di Giannantonio keenam. Bagi penggemar MotoGP di Indonesia, persaingan musim ini semakin menarik untuk diikuti, apalagi dengan hadirnya sirkuit Mandalika yang kerap menjadi ajang pembuktian para pembalap.
Dengan keunggulan 31 poin, Martin masih menjadi favorit juara, tetapi konsistensi Bezzecchi dan potensi kebangkitan Marquez bisa mengubah peta persaingan. Pertanyaan besarnya: mampukah Fernandez mempertahankan performa ini dan menjadi penantang serius di sisa musim?



