Marc Marquez Kembali ke Jalur Juara Usai Sapu Bersih di Sachsenring
Baca dalam 60 detik
- Marc Marquez menang di sprint dan balapan utama GP Jerman, memangkas defisit poin di klasemen.
- Dua pesaing terdekatnya, Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio, gagal finis karena kecelakaan.
- Kemenangan ini menempatkan Marquez di posisi ketiga klasemen, hanya 14 poin di belakang pemuncak Jorge Martin.

Marc Marquez kembali menunjukkan taringnya di Sirkuit Sachsenring dengan meraih kemenangan ganda pada akhir pekan lalu. Pebalap Ducati Lenovo itu sukses memenangi sprint race dan balapan utama GP Jerman, Minggu (12/7), sekaligus menghidupkan kembali peluangnya dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini.
Start dari posisi terdepan, Marquez langsung memimpin jalannya lomba. Tekanan sempat datang dari adiknya, Alex Marquez, yang menguntit di lap-lap awal. Namun, kecelakaan yang menimpa Alex pada lap ke-10 membuat Marc bisa bernapas lega. Tak lama berselang, Fabio Di Giannantonioโyang start ketiga dan finis podium di sprint raceโjuga harus tersingkir karena crash. Dua rival terdekatnya tumbang, Marquez pun melaju mulus tanpa perlawanan berarti hingga garis finis.
"Saya sangat senang. Akhir pekan yang istimewa," ujar Marquez usai balapan. "Saya berkonsentrasi penuh karena tahu jika ingin bersaing merebut gelar, saya harus menang di sini." Pernyataan itu menegaskan betapa krusialnya kemenangan di Jerman bagi pembalap asal Spanyol tersebut. Sebelumnya, Marquez sempat tertinggal 102 poin dari puncak klasemen setelah GP Italia. Namun, tiga kemenangan beruntun di Hungaria, Ceko, dan Jerman, ditambah dengan rentetan hasil buruk Marco Bezzecchi, membuatnya kembali mendekat.
Di sisi lain, Ai Ogura dari Trackhouse Racing tampil impresif dengan menyalip rekan setimnya, Raul Fernandez, di lap-lap akhir untuk merebut posisi kedua. Pebalap Jepang itu hanya tertinggal kurang dari dua detik di belakang Marquez. "Saya sangat bahagia dengan hari ini. Hasilnya lebih baik dari yang saya perkirakan," kata Ogura. Ia kini duduk di peringkat kedua klasemen, unggul empat poin dari Marquez.
Kecelakaan juga menimpa Marco Bezzecchi yang sebelumnya memimpin klasemen. Pebalap VR46 Racing itu mengalami patah tulang selangka kiri dalam kecelakaan berat di kualifikasi dan harus absen di balapan. Aprilia mengonfirmasi bahwa Bezzecchi telah menjalani operasi, namun waktu pemulihannya belum pasti. Akibatnya, ia turun ke peringkat keempat klasemen, tertinggal 18 poin dari pemuncak Jorge Martin.
Bagi penggemar MotoGP di Indonesia, persaingan musim ini semakin menarik. Dengan paruh musim baru saja berlalu, kejutan masih mungkin terjadi. Marquez yang sempat dianggap 'selesai' kini kembali menjadi ancaman serius. Pertanyaannya, mampukah ia mempertahankan momentum ini dan merebut gelar kedelapannya? Atau justru Martin dan Ogura yang akan tampil konsisten hingga akhir musim?



