Marquez Kembali Berjaya di Sachsenring, Samai Rekor Legendaris Agostini
Baca dalam 60 detik
- Marc Marquez mencatat kemenangan ke-13 di Sirkuit Sachsenring, menyamai rekor Giacomo Agostini untuk kemenangan terbanyak di satu sirkuit di kelas premier.
- Pebalap Ducati itu kini naik ke posisi ketiga klasemen MotoGP, tertinggal 18 poin dari pemuncak Jorge Martin, setelah meraih kemenangan ganda akhir pekan ini.
- Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Marquez dalam perburuan gelar juara dunia kedelapannya, terutama setelah menjalani operasi bahu dan kaki pada Mei lalu.

Marc Marquez kembali menunjukkan supremasinya di Sirkuit Sachsenring, Jerman, dengan meraih kemenangan pada MotoGP Jerman, Minggu (7/7). Pebalap berjuluk 'Raja Sachsenring' itu sukses mempertahankan rekor sempurnanya di sirkuit sepanjang 3,7 kilometer tersebut, sekaligus menyamai rekor legendaris Giacomo Agostini.
Start dari posisi terdepan, Marquez langsung memimpin balapan sejak tikungan pertama dan tidak pernah terkejar. Ia finis dengan keunggulan 1,996 detik di atas duo Aprilia-Trackhouse, Ai Ogura dan Raul Fernandez, yang masing-masing finis kedua dan ketiga. Kemenangan ini merupakan yang ke-13 bagi Marquez di Sachsenring, termasuk 10 kemenangan di kelas MotoGP, dan menyamai rekor Agostini untuk kemenangan terbanyak di satu sirkuit di kelas premier.
"Saya sangat bahagia. Akhir pekan yang spesial," ujar Marquez usai balapan. "Saya tahu harus menyerang di sini jika ingin punya peluang merebut gelar juara." Pebalap berusia 33 tahun itu memang menjalani akhir pekan yang dominan: ia memenangi sprint race pada Sabtu, mengalahkan adiknya Alex Marquez, dan juga menjadi yang tercepat di kualifikasi.
Kemenangan Marquez semakin terasa istimewa karena ia baru saja pulih dari operasi bahu dan kaki pada Mei lalu. Cedera tersebut sempat membuatnya ragu tampil kompetitif di awal musim. Namun, performa di Sachsenring membuktikan bahwa pebalap asal Spanyol itu masih menjadi ancaman serius bagi para pesaingnya. Peluang Marquez bertambah besar setelah adiknya, Alex, yang saat itu berada di posisi kedua, terjatuh pada lap ke-10 karena salah memperkirakan tikungan. Alex sebelumnya tampil impresif dengan finis kedua di sprint race.
Dengan hasil akhir pekan ini, Marquez naik ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 136 poin, tertinggal 18 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin yang finis kelima pada Minggu. Sementara itu, Ai Ogura naik ke posisi kedua klasemen berkat podium keduanya. Situasi berbeda dialami Marco Bezzecchi, yang sebelumnya duduk di peringkat kedua, harus absen di kedua balapan setelah mengalami patah tulang selangka akibat kecelakaan berat di sesi kualifikasi Sabtu pagi. Pebalap berusia 27 tahun itu, yang dua pekan lalu selamat dari kecelakaan mengerikan di Belanda dengan kecepatan 200 km/jam, kini harus kembali menjalani operasi di Italia. Akibatnya, ia turun ke peringkat keempat klasemen.
Bagi penggemar MotoGP di Indonesia, dominasi Marquez di Sachsenring kembali mengingatkan pada era kejayaan pebalap Indonesia di ajang balap internasional. Meski belum ada pebalap Indonesia yang berlaga di MotoGP, antusiasme tinggi terhadap balap motor di Tanah Air tetap besar. Keberhasilan Marquez pulih dari cedera dan kembali kompetitif bisa menjadi inspirasi bagi pebalap muda Indonesia yang bercita-cita menembus ajang dunia.
Seri berikutnya akan berlangsung di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada 9 Agustus mendatang. Akankah Marquez mampu mempertahankan momentumnya dan terus menekan Martin di puncak klasemen? Atau justru Ogura yang akan menjadi kejutan? Persaingan gelar juara musim ini masih terbuka lebar.



