Sunderland Incar Matias Soule untuk Dampingi Brobbey: Duet Maut di Lini Serang?
Baca dalam 60 detik
- Sunderland dikabarkan membidik gelandang serang Roma, Matias Soule, dengan nilai transfer mencapai ยฃ30 juta untuk memperkuat lini depan musim depan.
- Kedatangan Soule dinilai bisa menjadi pelengkap ideal bagi Brian Brobbey, yang musim lalu hanya mencetak tujuh gol di Premier League dan membutuhkan dukungan lebih di lini serang.
- Jika transfer ini terwujud, Sunderland berpotensi memiliki duet menyerang yang variatif, memadukan kekuatan fisik Brobbey dengan kelincahan dan kreativitas Soule.

Sunderland tengah berupaya serius memperkuat skuadnya untuk menyambut musim 2026/27 yang penuh tantangan. Setelah finis ketujuh di Premier League musim lalu dan memastikan tiket ke Europa League, klub asal timur laut Inggris itu kini dikabarkan mengincar gelandang serang AS Roma, Matias Soule, sebagai pendamping ideal bagi penyerang andalan mereka, Brian Brobbey.
Menurut laporan Tutto Sport dari Italia, Sunderland telah melakukan pembicaraan intensif dengan agen pemain berusia 23 tahun tersebut. Roma sendiri dikabarkan bersedia melepas Soule dengan banderol sekitar โฌ35 juta atau setara ยฃ30 juta. Angka ini nyaris menyamai rekor pembelian termahal Sunderland yang sebelumnya dipegang oleh Habib Diarra. Namun, persaingan ketat datang dari Fulham yang juga memburu tanda tangan pemain asal Argentina itu.
Kebutuhan Sunderland akan tambahan daya gedor di lini serang memang mendesak. Meski Brobbey tampil impresif dengan gaya bermain agresif yang dijuluki "freight-train" oleh jurnalis Antonio Mango, produktivitas golnya musim lalu terbilang rendah. Dari 31 penampilan di Premier League, ia hanya mencetak tujuh gol. Angka tersebut jelas belum cukup untuk membawa Sunderland bersaing di level yang lebih tinggi, terlebih dengan jadwal padat yang menanti.
Manajer Regis Le Bris menyadari betul bahwa timnya akan bertarung di empat ajang berbeda musim depan. Prioritas utama tetap bertahan di Premier League, namun ambisi untuk melaju jauh di Europa League dan merebut gelar domestik juga mengemuka. Untuk itu, kedalaman skuad menjadi kunci. Le Bris dikabarkan menginginkan inti skuad berjumlah 20 pemain, dan Soule dipandang sebagai tambahan yang tepat untuk memperkaya opsi serangan.
Profil Soule yang kontras dengan Brobbey menjadi daya tarik tersendiri. Jika Brobbey mengandalkan fisik dan kekuatan untuk membobol pertahanan lawan, Soule justru menawarkan kelincahan, dribbling halus, dan visi bermain yang tajam. Kemampuannya dalam membaca situasi di area berbahaya bisa menjadi pembeda. Pada musim 2023/24 saat dipinjamkan ke Frosinone, Soule sukses mencetak 11 gol dan menjadi sorotan. Musim lalu bersama Roma, ia mencatatkan enam gol dan lima assist di Serie A, dengan hanya dua peluang emas yang terbuang.
Kombinasi Brobbey dan Soule berpotensi menjadi salah satu duet paling menarik di Premier League. Kemampuan Brobbey dalam memenangkan duel fisik dan menahan bola bisa memberi ruang bagi Soule untuk bergerak bebas di lini kedua. Sebaliknya, kreativitas Soule bisa menyuplai peluang-peluang emas bagi Brobbey untuk meningkatkan jumlah golnya. Jurnalis Zach Lowy bahkan pernah memuji kemampuan spesial Soule dalam mengolah sihir bola dan kecenderungannya menghasilkan momen spektakuler.
Namun, perjalanan karier Soule tidak selalu mulus. Setelah bersinar di Frosinone, ia kesulitan menunjukkan konsistensi di Roma. Meski begitu, di usianya yang masih 23 tahun, ia tetap dianggap sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa. Pindah ke Sunderland bisa menjadi langkah tepat untuk mengembalikan performa terbaiknya, sekaligus menjadi bintang utama di klub yang sedang naik daun.
Bagi pembaca di Indonesia, kabar ini menarik karena Sunderland memiliki basis penggemar yang cukup besar di tanah air, terutama setelah kehadiran pemain-pemain Asia Tenggara di liga Inggris. Jika transfer ini terealisasi, laga-laga Sunderland di Premier League dan Europa League akan semakin layak disaksikan, dengan potensi persaingan yang lebih sengit di papan atas.
Meski negosiasi antarklub belum dimulai, langkah Sunderland yang aktif mendekati agen Soule menunjukkan keseriusan mereka. Jika berhasil mengamankan tanda tangan pemain yang juga pernah membela Juventus itu, bukan tidak mungkin Sunderland akan menjadi kejutan di musim depan. Pertanyaannya, akankah Roma melepas Soule dengan harga yang diminta, atau mampukah Fulham menyaingi tawaran Sunderland? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.



