Al-Hilal Siap Pecahkan Rekor Transfer demi Iliman Ndiaye, Everton Pasang Harga Selangit
Baca dalam 60 detik
- Klub Saudi Al-Hilal mengincar penyerang Everton, Iliman Ndiaye, dengan tawaran awal sekitar ยฃ69 juta termasuk bonus.
- Everton membanderol Ndiaye hingga ยฃ81 juta, yang jika terwujud akan memecahkan rekor transfer termahal Al-Hilal yang sebelumnya dipegang Neymar.
- Kontrak Ndiaye yang panjang hingga 2029 membuat Everton berada di posisi kuat untuk menolak tawaran di bawah harga yang diminta.

Klub raksasa Liga Arab Saudi, Al-Hilal, tengah berupaya keras memboyong penyerang andalan Everton, Iliman Ndiaye, di bursa transfer musim panas ini. Namun, The Toffees โ julukan Everton โ tidak berniat melepas pemain asal Senegal itu dengan harga murah. Mereka memasang banderol yang berpotensi memecahkan rekor transfer termahal dalam sejarah Al-Hilal.
Ndiaye, yang bergabung dengan Everton dari Marseille pada 2024, tampil impresif sepanjang musim lalu. Di bawah asuhan David Moyes, pemain berusia 26 tahun itu menjadi salah satu motor serangan utama tim. Catatannya di Premier League musim 2025/26 cukup mentereng: enam gol dan tiga assist dari 32 penampilan. Kemampuannya menusuk dari sisi kiri maupun bermain di tengah membuatnya menjadi ancaman konstan bagi pertahanan lawan.
Penampilan apiknya berlanjut di panggung internasional. Ndiaye turut memperkuat Senegal di Piala Dunia, menyumbang satu gol dan dua assist. Performa konsisten inilah yang kemudian menarik minat klub-klub besar, termasuk Al-Hilal yang musim panas ini telah lebih dulu mengamankan jasa Crysencio Summerville. Kini, mereka menjadikan Ndiaye sebagai target utama untuk menambah daya gedor lini depan.
Negosiasi antara kedua klub dilaporkan terus berlanjut dalam beberapa hari terakhir. Menurut laporan Sky Switzerland, Everton telah memberi sinyal bahwa mereka baru akan melepas Ndiaye jika ada tawaran senilai ยฃ81 juta secara total, dengan rincian ยฃ68 juta sebagai biaya awal ditambah ยฃ13 juta dalam bentuk bonus berdasarkan performa. Sementara itu, tawaran awal Al-Hilal baru mencapai ยฃ56 juta plus ยฃ13 juta bonus, sehingga masih terdapat selisih yang cukup besar.
Jika Everton berhasil mendapatkan angka yang diminta, transfer ini akan melampaui rekor pembelian termahal Al-Hilal yang sebelumnya sebesar ยฃ78 juta untuk Neymar. Ini sekaligus menjadi salah satu penjualan termahal dalam sejarah Everton. Posisi tawar Everton memang kuat. Kontrak Ndiaye masih terikat hingga 2029, dan kabarnya klub bahkan tengah mempertimbangkan perpanjangan kontrak lebih lama lagi. Dengan tidak adanya tekanan finansial untuk menjual, Everton bisa dengan tenang menunggu tawaran yang sesuai dengan valuasi mereka.
Kehilangan Ndiaye tentu akan menjadi pukulan telak bagi Everton. Meski klub telah mendatangkan beberapa pemain baru seperti Hayden Hackney, Tyrique George, dan Merlin Rohl, kemampuan Ndiaye dalam menciptakan peluang, melewati lawan, dan mencetak gol penting sulit digantikan. Everton tampaknya sadar betul akan hal ini, sehingga mereka tidak ragu untuk memasang harga tinggi.
Bagi Al-Hilal, mendatangkan Ndiaye bukan sekadar menambah amunisi serangan, tetapi juga bagian dari strategi untuk terus menghadirkan nama-nama besar di Liga Pro Saudi. Sejak kedatangan Cristiano Ronaldo, liga ini semakin agresif memburu bintang Eropa. Jika berhasil memboyong Ndiaye, Al-Hilal akan memiliki duo penyerang mematikan bersama Summerville.
Dari perspektif Indonesia, perkembangan ini menarik untuk disimak. Liga Arab Saudi semakin menjadi tujuan favorit pemain top Eropa, dan hal ini berdampak pada persaingan klub-klub Asia, termasuk di kawasan ASEAN. Ketertarikan klub-klub kaya Timur Tengah pada pemain-pemain Afrika dan Eropa juga membuka peluang bagi pemain Asia Tenggara untuk dilirik, meski persaingan semakin ketat. Selain itu, nilai transfer yang semakin tinggi menunjukkan bahwa pasar sepak bola global terus bergerak dinamis, dan klub-klub Eropa kini lebih berani mematok harga tinggi untuk aset berharga mereka.
Pertanyaannya kini, apakah Al-Hilal bersedia memenuhi permintaan Everton? Dengan sumber daya finansial yang hampir tak terbatas, bukan tidak mungkin mereka akan memecahkan rekor transfer mereka sendiri. Namun, Everton juga tidak akan mudah goyah. Negosiasi ini masih panjang, dan keputusan akhir akan sangat menentukan masa depan Ndiaye serta peta kekuatan kedua klub di musim mendatang.



