Aston Villa Kian Serius Buru Nicolas Jackson, NSWE Beri Lampu Hijau untuk Gaji
Baca dalam 60 detik
- Real Madrid memutuskan meminjamkan Franco Mastantuono ke klub Eropa, bukan kembali ke River Plate.
- AC Milan, AS Roma, dan Fiorentina dikabarkan menjadi peminat utama gelandang serang Argentina berusia 18 tahun itu.
- Langkah ini bagian dari strategi Los Blancos memberikan pengalaman kompetitif kepada pemain muda sebelum masuk skuad utama.

Aston Villa berada di ambang langkah besar di bursa transfer musim panas ini setelah mendapatkan lampu hijau dari pemilik klub, NSWE, untuk memenuhi tuntutan gaji Nicolas Jackson. Klub asal Birmingham itu disebut tengah menyiapkan tawaran resmi kepada Chelsea guna memboyong penyerang asal Senegal tersebut.
Villa sudah dua kali berbisnis dengan Chelsea musim ini. Pertama, mereka menjual Morgan Rogers dengan rekor transfer Inggris sebesar 117 juta poundsterling, lalu mendatangkan Alejandro Garnacho dengan status pinjaman. Kini, kedua klub kembali duduk bersama untuk membahas Jackson. Unai Emery, pelatih Villa, pernah menangani Jackson saat di Villarreal sebelum keduanya berpisah—Emery ke Villa, Jackson ke Chelsea.
Meskipun catatan Jackson di Chelsea kurang menggembirakan—hanya enam kontribusi gol dalam 27 penampilan—Emery tetap percaya bahwa pemain berusia 25 tahun itu memiliki potensi besar. ”Dia masih bisa berkembang, terutama jika bermain di sistem yang cocok,” demikian pandangan internal Villa. Chelsea sendiri bersedia melepas Jackson dengan harga sekitar 60 juta poundsterling, dan Villa kini tengah menguji apakah tawaran mereka akan memenuhi angka tersebut.
Bagi Villa, Jackson dinilai cocok dengan gaya bermain yang diinginkan Emery. Ia memiliki kemampuan kerja tanpa bola dan berlari di belakang garis pertahanan lawan, mirip dengan Ollie Watkins. Masalah penyelesaian akhir yang kerap menjadi kelemahan Jackson diharapkan bisa diperbaiki di bawah arahan Emery. Selain Jackson, Villa juga mengincar Allan Elias, winger Palmeiras, meski tawaran yang diajukan masih terpaut 13 juta poundsterling dari harga yang diminta.
Konteks Indonesia: Di tengah hiruk-pikuk bursa transfer Eropa, langkah agresif Aston Villa bisa menjadi cermin bagi klub-klub Indonesia. Dukungan finansial penuh dari pemilik memungkinkan perombakan skuad secara masif—sebuah strategi yang masih jarang ditemui di Liga 1. Namun, kesabaran dalam mengembangkan pemain muda seperti Jackson juga mengingatkan bahwa potensi sering kali membutuhkan waktu dan pelatih yang tepat. Bagi penggemar sepak bola Indonesia, saga transfer ini menambah daya tarik Premier League yang selalu menghadirkan drama dan ambisi.
Ke depan, jika Villa berhasil mengamankan Jackson dan Allan, Emery akan memiliki opsi serangan yang lebih tajam untuk menghadapi Liga Champions musim depan. Pertanyaan besarnya: mampukah Emery mengeluarkan versi terbaik Jackson yang sempat hilang di Chelsea? Jawabannya akan menentukan apakah 60 juta poundsterling adalah investasi cerdas atau sekadar taruhan mahal.



