Al-Sadd Gagal Bayar, Atalanta Siap Rebut Romagnoli dari Lazio
Baca dalam 60 detik
- Negosiasi Al-Sadd untuk Alessio Romagnoli terhambat masalah finansial, membuka peluang bagi Atalanta.
- Bek Lazio itu memprioritaskan pindah ke luar negeri, tetapi tawaran dari klub Qatar belum memenuhi permintaan Claudio Lotito.
- Jika kesepakatan batal, Atalanta dengan Maurizio Sarri siap menjadi tujuan utama Romagnoli di Serie A.

Masa depan Alessio Romagnoli di Lazio kembali menjadi sorotan setelah Al-Sadd dari Qatar kesulitan memenuhi persyaratan pembayaran yang diajukan klub ibu kota. Situasi ini membuka celah bagi Atalanta, yang dikabarkan siap mengambil alih jika negosiasi dengan klub asal Doha tersebut gagal total.
Menurut laporan LaLazioSiamoNoi yang mengutip Corriere dello Sport, Romagnoli sebenarnya ingin meninggalkan Italia dan menjadikan kepindahan ke luar negeri sebagai prioritas utama. Namun, tawaran senilai 3 juta euro dari Al-Sadd belum juga mencapai kata sepakat. Presiden Lazio, Claudio Lotito, telah memberikan kontra-proposal, tetapi hingga saat ini belum ada titik terang. Sinyal yang berkembang dalam 48 jam terakhir tidak terlalu menggembirakan, dan jam-jam ke depan akan menjadi penentu.
Hambatan terbesar justru datang dari kubu Al-Sadd sendiri. Klub asal Qatar itu dikabarkan menghadapi kendala finansial yang mempersulit proses transfer. Di sisi lain, Romagnoli tertarik dengan paket gaji besar yang ditawarkan, tetapi juga memiliki alasan pribadi untuk hengkang: ia ingin menghormati suporter Lazio yang sempat berdemo besar-besaran pada 2 Juli lalu. Dalam aksi protes tersebut, Romagnoli bahkan sempat mengirimkan pesan video sebagai bentuk dukungan.
Jika kesepakatan dengan Al-Sadd batal, peta persaingan akan berubah cepat. Atalanta, yang kini ditangani Maurizio Sarri, menjadi kandidat terkuat. Sarri pernah bekerja sama dengan Romagnoli di Lazio dan menjadikannya target prioritas. Bahkan, pelatih asal Italia itu dikabarkan sudah melakukan kontak personal dengan pemain berusia 29 tahun tersebut.
Bagi pengamat sepak bola Italia, situasi ini menunjukkan betapa rumitnya negosiasi transfer di tengah keterbatasan finansial klub-klub Timur Tengah. Meski menawarkan gaji besar, Al-Sadd belum tentu mampu memenuhi permintaan klub Eropa yang kerap meminta pembayaran di muka. Di sisi lain, Atalanta justru diuntungkan karena memiliki pelatih yang mengenal karakter Romagnoli secara langsung.
Konteks ini juga relevan bagi pembaca di Indonesia, di mana Liga Serie A memiliki basis penggemar yang besar. Kepindahan Romagnoli, baik ke Qatar maupun bertahan di Italia, akan memengaruhi kekuatan lini belakang Lazio dan persaingan di papan atas. Jika Atalanta berhasil mendapatkannya, mereka akan memiliki tambahan pengalaman di lini pertahanan yang bisa bersaing di kompetisi Eropa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian dari pihak Al-Sadd maupun Lazio. Yang jelas, semua mata kini tertuju pada Doha. Apakah Al-Sadd mampu memenuhi tuntutan Lotito? Atau justru Atalanta yang akan memanfaatkan peluang ini untuk memboyong Romagnoli kembali ke Serie A? Jawabannya akan segera terungkap dalam beberapa hari ke depan.



