Kriteria Merah Putih Gubernur BI: Isyarat Nasionalisme atau Sinyal Politik?
Baca dalam 60 detik
- AC Milan mulai menjajaki kemungkinan merekrut gelandang serang Arsenal, Ethan Nwaneri, yang berusia 19 tahun.
- Selain Milan, RB Leipzig, Fulham, dan Everton juga dikabarkan tertarik memboyong pemain muda asal Inggris tersebut.
- Arsenal bersedia melepas Nwaneri secara permanen dengan syarat menyertakan klausul pembelian kembali atau hak penawaran pertama.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan kriteria utama calon Gubernur Bank Indonesia pengganti Perry Warjiyo: wajib 'merah putih' โ sebuah frasa yang memicu spekulasi tanpa penjelasan resmi.
Pernyataan itu disampaikan Prasetyo di dalam gerbong Kereta Api Nusantara Explorer, Kamis malam, saat menjawab pertanyaan wartawan. Namun, ia enggan menguraikan lebih lanjut apa yang dimaksud dengan 'merah putih'. Hingga kini, tidak ada petunjuk apakah istilah itu merujuk pada nasionalisme, loyalitas kepada pemerintah, atau sekadar kemampuan menjaga stabilitas moneter.
Proses suksesi dimulai setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI pada Minggu (26/7) malam. Surat pengunduran diri diterima Presiden Prabowo Subianto, dan secara administratif, Keputusan Presiden tentang pemberhentian hormat Perry akan segera diterbitkan. Sistem Undang-Undang BI mengatur bahwa jabatan Gubernur yang kosong langsung diisi oleh Deputi Gubernur Senior, sehingga Destry Damayanti kini menjabat sebagai Pelaksana Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pilihan kata 'merah putih' menarik perhatian para pengamat. Seorang analis kebijakan publik menilai, frasa itu bisa diartikan sebagai penekanan pada figur yang memiliki komitmen terhadap kedaulatan ekonomi, bukan sekadar teknokrat murni. Namun, tanpa klarifikasi dari Presiden, spekulasi terus mengemuka โ termasuk kemungkinan bahwa Destry Damayanti yang sekarang menjabat Pjs memiliki peluang besar untuk diajukan sebagai Gubernur definitif.
Prasetyo menegaskan, keputusan akhir sepenuhnya di tangan Presiden. โHanya beliau yang tahu,โ ujarnya. Proses pengajuan ke DPR juga belum dimulai. Menurut mekanisme, Presiden akan mengirimkan nama calon ke Komisi XI DPR untuk menjalani fit and proper test. DPR sebelumnya telah mengingatkan agar Gubernur BI baru mampu menjaga independensi bank sentral.
Implikasinya bagi Indonesia sangat nyata. Di tengah tekanan inflasi dan nilai tukar, figur Gubernur BI sangat menentukan arah kebijakan moneter. Investor dan pelaku pasar akan mencermati apakah 'merah putih' berarti calon yang diusulkan lebih pro-pemerintah atau tetap memegang prinsip independensi. Stabilitas sektor keuangan menjadi taruhan dalam transisi kepemimpinan ini.
Pertanyaan yang kini mengemuka: siapa yang layak menyandang kriteria 'merah putih'? Jawabannya mungkin hanya akan diketahui setelah Presiden Prabowo mengumumkan nama calon definitif. Hingga saat itu, frasa itu akan terus menjadi bahan tafsir di kalangan politisi, ekonom, dan publik.



