John Stones Resmi Gabung Inter Milan, Kontrak Dua Tahun
Baca dalam 60 detik
- Pemerintah Singapura mengucurkan dana SGD 500 per remaja kurang mampu untuk mengikuti program pengembangan minat seperti robotika dan kuliner.
- Skema ini dirancang untuk mengatasi hambatan biaya dan menggabungkan permintaan dari berbagai kelompok swadaya agar program niche lebih layak diselenggarakan.
- Inisiatif ini berpotensi menjadi model bagi negara lain, termasuk Indonesia, dalam mendorong pendidikan non-formal yang inklusif dan berbasis minat.

Bek tengah asal Inggris, John Stones, resmi berseragam Inter Milan setelah menandatangani kontrak berdurasi dua musim. Pemain berusia 32 tahun itu bergabung secara gratis usai masa baktinya di Manchester City berakhir pada 30 Juni lalu.
Kepergian Stones dari Etihad Stadium menandai berakhirnya era sepuluh tahun yang gemilang. Selama berseragam The Citizens, ia menjadi bagian penting dari skuad yang mendominasi sepak bola Inggris dan Eropa. Stones sendiri mengaku telah mewujudkan seluruh mimpinya bersama City.
Dalam periode tersebut, Stones mengoleksi enam gelar Premier League, satu trofi Liga Champions, dua Piala FA, lima Piala Liga, tiga Community Shield, Piala Dunia Antarklub, dan Piala Super UEFA. Total 19 gol ia lesakkan dari 295 penampilan di semua kompetisi sejak didatangkan dari Everton dengan biaya ยฃ47,5 juta pada 2016.
Status bebas transfer Stones menarik perhatian sejumlah klub Eropa, termasuk Chelsea dan Juventus. Namun, pada akhirnya bek yang memulai karier di Barnsley itu memilih petualangan baru di Serie A bersama Inter Milan.
Inter Milan musim lalu dinobatkan sebagai juara Serie A untuk ke-21 kalinya. Rencananya, Nerazzurri akan memulai pertahanan gelar dengan menjamu Monza, tim promosi, pada 22 Agustus mendatang.
Di level internasional, Stones telah mengoleksi 93 caps bersama Timnas Inggris. Ia turut serta dalam skuad yang finis ketiga di Piala Dunia musim panas ini, tampil sejak menit awal saat mengalahkan Norwegia di perempat final dan kalah 2-1 dari Argentina di semifinal.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, langkah Stones ke Inter Milan menambah daya tarik Serie A yang mulai kembali populer. Kehadiran pemain sekaliber Stones di liga Italia bisa meningkatkan kualitas pertandingan dan menghadirkan persaingan baru di lini belakang. Apalagi, Inter saat ini tengah dalam masa transisi setelah ditinggal beberapa pemain kunci.
Inter Milan jelas berharap pengalaman dan ketenangan Stones mampu memperkokoh pertahanan mereka. Namun, pertanyaan besarnya adalah apakah ia bisa langsung beradaptasi dengan gaya bermain Serie A yang lebih mengutamakan taktik dan disiplin? Atau justru usia 32 tahun menjadi tantangan tersendiri untuk bersaing di level tertinggi?



