Tottenham Bidik Ferran Torres sebagai Pengganti Richarlison: Peningkatan Tajam di Lini Serang?
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur dikabarkan telah melakukan pendekatan awal untuk merekrut Ferran Torres dari Barcelona, dengan nilai transfer sekitar £43 juta.
- Torres, pahlawan final Piala Dunia 2026, menunjukkan ketajaman yang jauh lebih baik dibanding Richarlison dalam dua musim terakhir, mencetak 40 gol berbanding 17 gol.
- Kejelasan masa depan Richarlison yang hanya bersisa satu tahun kontrak menjadi kunci bagi Spurs untuk mendatangkan pemain anyar, meski Arsenal dan PSG juga memburu Torres.

Tottenham Hotspur tengah mempersiapkan langkah besar di bursa transfer musim panas ini dengan mengincar penyerang Barcelona, Ferran Torres, sebagai kandidat utama pengganti Richarlison. Kabar ini muncul di tengah performa impresif Richarlison di laga pramusim, namun masa depannya di klub London Utara itu masih belum jelas karena kontraknya hanya menyisakan satu tahun.
Kabar ketertarikan Spurs terhadap Torres pertama kali dilaporkan oleh media Spanyol, menyebut bahwa pihak klub telah melakukan enquiry awal. Namun, proses negosiasi diprediksi tidak akan mudah. Minimnya tiket kompetisi Eropa bagi Tottenham musim depan menjadi kendala, sementara Arsenal dan Paris Saint-Germain disebut-sebut lebih unggul dalam perburuan pemain berusia 26 tahun tersebut. Torres diperkirakan bisa ditebus dengan banderol sekitar €50 juta atau setara £43 juta, angka yang dianggap relatif murah mengingat kontraknya yang hampir habis.
Torres bukanlah nama asing di pentas sepak bola dunia. Ia menjadi pahlawan Spanyol saat mengalahkan Argentina di final Piala Dunia 2026, dengan gol voli pada babak perpanjangan waktu yang membawa La Roja meraih gelar. Catatan golnya pun impresif: 25 gol dalam 65 penampilan bersama tim nasional. Bersama Barcelona, ia tampil solid dengan mencetak 16 gol dalam 23 start LaLiga musim lalu, atau rata-rata satu gol setiap 120 menit bermain. Angka ini jauh lebih baik dibanding Richarlison yang hanya mencetak 11 gol dengan rata-rata satu gol setiap 178 menit.
Perbandingan ketajaman keduanya semakin mencolok jika melihat dua musim terakhir. Torres telah mengoleksi 40 gol di semua kompetisi sejak awal musim 2024/25, sementara Richarlison hanya mampu mencetak 17 gol. Bahkan, tingkat konversi gol Torres mencapai 23 persen, unggul atas Richarlison yang hanya 18 persen. Meski Torres juga dikenal kerap membuang peluang—ia tercatat melewatkan 20 peluang emas musim lalu—kemampuannya untuk selalu berada di posisi yang tepat di dalam kotak penalti menjadi nilai lebih.
Di sisi lain, Richarlison, yang dibeli dengan harga £60 juta dari Everton, hanya mampu mencetak 27 gol dalam empat musim di Premier League. Musim lalu, ia menjadi pencetak gol terbanyak Spurs dengan 11 gol, tetapi catatan itu masih jauh dari harapan. Pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi, mengakui kualitas Richarlison namun menyerahkan keputusan akhir kepada pemain. "Saya tidak tahu, karena saya menyukainya sebagai pemain dan pribadi. Sikap dan perilakunya luar biasa, tapi pada akhirnya kami harus menghormati apa yang dia inginkan," ujar De Zerbi, seperti dikutip media Inggris.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Tottenham di bursa transfer ini menarik untuk disimak, mengingat banyaknya penggemar Premier League di tanah air. Jika Spurs berhasil mengamankan Torres, mereka tidak hanya mendapatkan pemain dengan naluri gol tinggi, tetapi juga sosok yang sudah terbukti di panggung internasional. Namun, persaingan dengan Arsenal dan PSG bisa menjadi batu sandungan. Selain itu, keputusan Richarlison untuk bertahan atau hengkang akan sangat menentukan langkah Tottenham selanjutnya. Apakah De Zerbi akan berani melepas penyerang andalannya demi menyambut pahlawan Piala Dunia? Hanya waktu yang bisa menjawab.



