Andrea Pirlo Resmi Nahkodai Timnas Italia, Gaji Cuma Rp25 Miliar per Musim
Baca dalam 60 detik
- Pirlo akan diumumkan sebagai pelatih anyar Italia pada awal pekan depan setelah negosiasi rampung.
- Gaji pelatih legendaris itu cuma โฌ1,5 juta per tahun, jauh di bawah bayaran yang diminta Guardiola.
- Penunjukan ini dimuluskan oleh hubungan lama Pirlo dengan Paolo Maldini dan Leonardo di AC Milan.

Andrea Pirlo dipastikan akan mengambil alih kursi pelatih Timnas Italia dengan kontrak empat tahun yang bernilai โฌ1,5 juta per musim. Pengumuman resmi diperkirakan berlangsung pada Senin atau Selasa pekan depan setelah seluruh detail disepakati.
Keputusan FIGC menunjuk Pirlo bukan tanpa alasan. Ia adalah opsi ketiga setelah Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola menolak tawaran. Ancelotti baru saja memperpanjang kontrak dengan Brasil, sementara Guardiola memilih untuk lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga setelah satu dekade di Manchester City.
Pirlo tidak butuh waktu lama untuk menyetujui pinangan tersebut. Hubungan eratnya dengan direktur teknis Paolo Maldini dan penasihat khusus Leonardo, yang sama-sama pernah bermain di AC Milan, menjadi faktor kunci. Negosiasi berlangsung singkat dan langsung mencapai kata sepakat.
Dari sisi finansial, langkah ini dianggap sangat efisien. Guardiola dikabarkan meminta โฌ20 juta per tahun, sementara Pirlo hanya sebesar itu. Bagi FIGC yang tengah menyehatkan anggaran, Pirlo adalah solusi ideal. Gajinya pun setara dengan yang ia terima di klub UEA.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, keputusan ini menarik perhatian. Pirlo adalah legenda yang populer di era kejayaan Serie A di TVRI dan Indosiar. Ia kini dihadapkan pada tugas besar: membawa Italia kembali ke papan atas sepak bola dunia setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2022. Publik Indonesia, yang fanatik terhadap sepak bola Eropa, akan mengawasi setiap langkahnya.
Pirlo harus terlebih dahulu memutus kontrak dengan United FC melalui kesepakatan bersama sebelum resmi menandatangani kontrak FIGC. Secara teknis, FIGC sudah tidak lagi terlibat langsung dalam pemilihan pelatih sejak posisi direktur teknis diberikan kepada Maldini. Namun, rapat federasi pada Selasa diyakini akan menjadi panggung untuk meresmikan era baru Azzurri. Mampukah pria berjuluk Maestro ini mengulang suksesnya sebagai pemain di kursi pelatih?



