Pencarian Pelatih Baru Italia: Guardiola Masih Misteri, Mancini Menanti
Baca dalam 60 detik
- Presiden FIGC Giovanni Malagò memastikan tidak akan ada pengumuman pelatih anyar Italia dalam rapat Serie A hari ini.
- Pep Guardiola masih menjadi kandidat utama, namun Malagò enggan berkomentar lebih lanjut soal negosiasi yang tengah berjalan.
- Roberto Mancini, mantan pelatih yang sukses membawa Italia juara Euro 2020, kembali disebut sebagai opsi cadangan jika Guardiola gagal.

Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malagò, menepis spekulasi bahwa pengumuman pelatih baru timnas Italia akan dilakukan pada hari ini, Kamis (20/3). Pernyataan itu disampaikan menjelang pertemuan dengan klub-klub Serie A di Milan yang sebelumnya diyakini sebagian media Italia sebagai momentum ideal untuk mengumumkan suksesor Roberto Mancini.
Malagò akan menghadiri Majelis Serie A bersama direktur teknis anyar FIGC, Leonardo, yang baru ditunjuk sebagai penasihat. Mereka dijadwalkan memaparkan proyek federasi kepada perwakilan klub-klub kasta tertinggi Italia. Namun, dalam pernyataan kepada Sky Sport Italia pada Rabu malam, Malagò secara eksplisit mengatakan, "Saya tidak berpikir pengumuman akan terjadi selama majelis Serie A."
Ketidakpastian ini muncul setelah Malagò beberapa hari lalu mengonfirmasi bahwa FIGC tengah menjalin komunikasi dengan Pep Guardiola. Pelatih asal Spanyol itu disebut sebagai target utama federasi untuk menangani Gli Azzurri. Namun, ketika ditanya lagi soal Guardiola, Malagò hanya berkelit, "Jangan buat saya mengatakan sesuatu." Sikap diplomatis ini justru memicu spekulasi bahwa negosiasi masih alot atau bahkan belum mencapai kesepakatan.
Menariknya, Malagò baru saja bermain dalam pertandingan futsal bersama Roberto Mancini di Roma. Momen itu ia gunakan untuk menegaskan kedekatan pribadi dengan Mancini. "Roberto sangat rendah hati di lapangan; dia telah memberi kami bantuan luar biasa," ujar Malagò. "Kami berdua, dalam hidup, apa pun yang terjadi, selalu sangat dekat, dan saya ingin mengatakan serta menekankannya." Pernyataan ini dianggap sebagai sinyal bahwa pintu bagi Mancini untuk kembali masih terbuka lebar.
Mancini, yang membawa Italia juara Euro 2020, telah menjadi kandidat potensial jika Guardiola menolak tawaran FIGC. Namun, hingga Rabu malam, Mancini bersikeras bahwa belum ada kontak resmi dari federasi mengenai kemungkinan kembalinya ia ke kursi pelatih. Situasi ini menimbulkan pertanyaan: apakah FIGC benar-benar serius mengejar Guardiola, atau justru mempersiapkan skenario kembalinya Mancini sebagai plan B?
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pencarian pelatih Italia ini menarik untuk diikuti. Italia, sebagai salah satu raksasa sepak bola Eropa, tengah berusaha bangkit setelah dua kali gagal lolos ke Piala Dunia. Keputusan FIGC akan berdampak pada strategi tim di kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Eropa 2028. Siapa pun yang nantinya ditunjuk, tantangan terbesarnya adalah mengembalikan kejayaan Italia yang sempat meredup.
Ke depan, publik menanti apakah Guardiola akan meninggalkan Manchester City untuk tantangan baru, atau justru Mancini yang kembali memimpin Gli Azzurri. Atau, mungkinkah ada nama mengejutkan lain yang muncul? Satu hal yang pasti, FIGC tidak akan terburu-buru mengambil keputusan demi mendapatkan sosok yang tepat.



