Aonishiki Kunci Kembali ke Pangkat Ozeki, Puncaki Klasemen Nagoya
Baca dalam 60 detik
- Pegulat sumo asal Ukraina, Aonishiki, memastikan promosi otomatis ke pangkat ozeki setelah meraih kemenangan ke-10 di turnamen Nagoya.
- Kemenangan ini membawanya memuncaki klasemen sendirian dengan rekor 10-1, unggul satu kemenangan dari lima pesaing terdekat.
- Kembalinya Aonishiki ke ozeki menjadi sorotan setelah ia mengalami cedera dan rekor buruk pada turnamen sebelumnya.

Sekiwake Aonishiki memastikan diri kembali ke pangkat ozeki, pangkat tertinggi kedua dalam sumo, setelah meraih kemenangan ke-10 pada hari ke-11 Turnamen Grand Sumo Nagoya, Rabu (22/7). Kemenangan tersebut sekaligus membawanya memuncaki klasemen sendirian dengan rekor 10-1.
Pegulat muda asal Ukraina berusia 22 tahun itu mengalahkan Gonoyama (peringkat maegashira No. 2) dengan teknik dorong setelah memegang sabuk sejak awal bentrokan. Ini adalah pertemuan pertama mereka di atas dohyo. "Terus percaya pada diri sendiri adalah hal terpenting," ujar Aonishiki, seperti dikutip Kyodo. "Saya bisa meraih 10 kemenangan berkat dukungan stablemaster, istrinya, dan semua orang di sekitar saya."
Perjalanan Aonishiki kembali ke ozeki penuh liku. Setelah mencatat rekor 7-8 pada Maret—kekalahan perdananya—ia harus absen di turnamen Mei karena cedera pergelangan kaki kiri. Saat itu ia berstatus ozeki kadoban, yang terancam degradasi. Kini, dengan 10 kemenangan di Nagoya, ia otomatis naik pangkat. Keberhasilannya ini menjadi kisah kebangkitan yang menarik di dunia sumo.
Di sisi lain, ozeki Kirishima juga tampil impresif dengan mengalahkan Ichiyamamoto (maegashira No. 4) melalui pukulan keras dan dorongan. Sementara itu, Shishi berhasil mengalahkan pemimpin sementara Kotoeiho dalam pertarungan panjang. Yokozuna Onosato (6-5) justru kalah dari sekiwake Atamifuji (8-3) melalui dorongan frontal. Yokozuna lainnya, Hoshoryu (7-4), mengalahkan Kotoshoho (4-7) dengan lemparan kunci lengan di pertandingan penutup.
Bagi penggemar sumo di Indonesia, turnamen ini menarik karena persaingan puncak yang ketat. Meski tidak ada pegulat Indonesia, perkembangan Aonishiki—atlet Ukraina yang menembus elit sumo Jepang—memberi warna tersendiri. Ia membuktikan bahwa kerja keras dan ketahanan mental mampu mengatasi cedera dan tekanan. Kini, dengan lima hari tersisa, pertanyaan besarnya adalah apakah Aonishiki mampu mempertahankan keunggulan dan meraih gelar juara turnamen perdananya sebagai ozeki?



