Chelsea Siapkan Dana Rp1,6 Triliun untuk Rekrut Alex Scott, Enzo Fernandez Terancam Dilepas
Baca dalam 60 detik
- Chelsea mengalokasikan dana sekitar £80 juta untuk merekrut gelandang Bournemouth, Alex Scott, sebagai bagian dari restrukturisasi skuad di bawah pelatih baru Xabi Alonso.
- Langkah ini memicu spekulasi kepergian Enzo Fernandez, yang performanya dianggap kurang konsisten dan kerap terlibat masalah disiplin, termasuk kartu merah di final Piala Dunia.
- Jika terealisasi, transfer ini bisa menjadi sinyal perombakan besar di lini tengah Chelsea dan berpotensi mempengaruhi bursa transfer pemain Argentina ke klub-klub Eropa lainnya.

Klub Premier League Chelsea dilaporkan tengah menyiapkan dana hingga £80 juta atau sekitar Rp1,6 triliun untuk memboyong gelandang muda Bournemouth, Alex Scott, ke Stamford Bridge. Langkah ini menjadi bagian dari rencana restrukturisasi skuad yang digagas pelatih anyar Xabi Alonso, sekaligus membuka peluang hengkangnya bintang Argentina, Enzo Fernandez, yang kontraknya mulai tidak sejalan dengan visi klub.
Menurut laporan jurnalis talkSPORT Alex Crook, Chelsea telah mengajukan tawaran awal senilai £60 juta untuk Scott, namun langsung ditolak Bournemouth karena dinilai jauh dari ekspektasi. Klub asal pantai selatan Inggris itu diperkirakan membanderol pemain berusia 22 tahun tersebut dengan harga minimal £80 juta—angka yang nyaris setara dengan biaya yang dikeluarkan Chelsea untuk mendatangkan Fernandez dari Benfica pada 2023 silam (£106,8 juta).
Keputusan Chelsea untuk mengincar Scott tidak lepas dari kebutuhan Alonso akan gelandang serba bisa yang cocok dengan formasi 3-4-2-1 andalannya. Dalam sistem tersebut, Moises Caicedo diproyeksikan menjadi poros utama, sementara Scott dinilai lebih unggul dalam penguasaan bola dan kontribusi defensif dibandingkan Fernandez. Data musim lalu menunjukkan Scott mencatatkan persentase dribel sukses lebih tinggi, akurasi umpan lebih baik, serta hampir dua kali lipat lebih banyak melakukan tekel dan recovery bola per 90 menit.
Di sisi lain, masa depan Fernandez di Chelsea semakin tidak menentu. Pemain yang sempat menjadi pahlawan di Piala Dunia 2022 itu kerap dikritik karena temperamennya di lapangan, termasuk kartu merah yang ia terima di final turnamen tersebut. Kabar ketertarikan Real Madrid terhadap Fernandez juga memperkuat spekulasi bahwa Chelsea akan memanfaatkan momen ini untuk melepasnya dengan harga tinggi, demi mendanai pembelian Scott dan memperkuat sektor lain.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Chelsea ini menarik untuk dicermati karena dapat mempengaruhi dinamika bursa transfer pemain Argentina ke klub-klub besar Eropa. Fernandez, yang masih berusia 25 tahun, tetap menjadi aset berharga meskipun performanya naik-turun. Jika ia benar-benar pindah ke Real Madrid, maka lini tengah Los Blancos akan semakin kompetitif dengan tambahan pemain bermental juara dunia.
Namun, keputusan Chelsea untuk menggelontorkan dana besar untuk Scott juga mengandung risiko. Meskipun statistiknya menjanjikan, pemain asal Inggris itu belum pernah bermain di kompetisi Eropa dan tekanan di klub sebesar Chelsea bisa menjadi ujian berat. Alonso harus mampu mengintegrasikan Scott dengan cepat agar investasi ini tidak berakhir seperti eksperimen BlueCo sebelumnya yang menghabiskan £1,4 miliar namun hanya membawa pulang satu trofi Liga Konferensi Eropa.
Pertanyaan besarnya: akankah Chelsea benar-benar melepas Fernandez dan menjadikan Scott sebagai fondasi masa depan, atau justru mempertahankan keduanya untuk menambah kedalaman skuad? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa pekan ke depan saat jendela transfer musim panas dibuka.



