Kikuchi Akhiri Puasa Kemenangan, Angels Bungkam Pirates 6-1
Baca dalam 60 detik
- Yusei Kikuchi mencatatkan start bersih enam inning tanpa kebobolan, mengantar Angels menang 6-1 atas Pirates dan meraih kemenangan perdananya musim ini.
- Kemenangan ini menandai kebangkitan pelempar asal Jepang itu setelah absen lama akibat cedera bahu kiri, sekaligus memperkuat rotasi Angels di sisa musim.
- Dengan performa impresif ini, Kikuchi berpeluang menjadi kunci sukses Angels dalam perebutan posisi playoff, sekaligus meningkatkan nilai pasarnya di bursa transfer.

PITTSBURGH โ Tangan kiri Yusei Kikuchi akhirnya berbicara lagi. Pada laga Sabtu malam (6/9) waktu setempat, pelempar asal Jepang itu tampil gemilang dengan enam inning tanpa kebobolan, membawa Los Angeles Angels menaklukkan Pittsburgh Pirates 6-1 di PNC Park. Kemenangan ini sekaligus memutus puasa kemenangan Kikuchi yang telah berlangsung sejak musim lalu.
Bagi Kikuchi, kemenangan ini terasa istimewa. Sebelumnya, ia harus menelan lima kekalahan beruntun musim ini. Terakhir kali ia merasakan kemenangan adalah pada 24 September 2025, saat Angels mengalahkan Kansas City Royals 3-2. Kini, setelah kembali dari cedera peradangan bahu kiri yang membuatnya absen sejak akhir April, pelempar berusia 35 tahun itu menunjukkan bahwa ia masih punya tempat di liga.
Dalam start ketiganya sejak kembali pada 23 Agustus, Kikuchi melepaskan lima pukulan dan tiga walk, sambil mencatatkan enam strikeout. Penampilannya yang tenang dan efisien menjadi pembeda. Ia mampu keluar dari tekanan di inning keenam, ketika Pirates mencoba membangun serangan. Dengan dua pelari di base, Kikuchi berhasil menyingkirkan Oneil Cruz dan Nick Gonzales, lalu memaksa Rafael Flores Jr. memukul fly out ke tengah.
Dukungan ofensif datang dari berbagai sisi. Josh Lowe membuka inning kelima dengan home run ke tengah sejauh 410 kaki, yang ke-11 musim ini. Denzer Guzman kemudian mencetak run kedua, dan Zach Neto menambah satu lagi dengan single. Angels semakin menjauh di inning ketujuh, ketika Mike Trout mencetak RBI single dan Wade Meckler menggandakan keunggulan dengan double ke kanan-tengah yang membawa dua run.
Di kubu Pirates, starter Braxton Ashcraft sebenarnya tampil impresif dengan sembilan strikeout dalam lima inning. Namun, ia kebobolan tiga run dari tujuh hit. Ashcraft, yang baru berusia 26 tahun, sempat mendominasi dengan tujuh strikeout dalam 3,1 inning tanpa kebobolan, sebelum akhirnya jebol di inning keempat. Wade Meckler memecah kebuntuan dengan double, lalu Moises Ballesteros mencetak run pertama Angels.
Bagi penggemar bisbol di Indonesia, penampilan Kikuchi ini layak disimak. Meski bisbol belum sepopuler sepak bola, perkembangan liga-liga seperti MLB semakin mudah diakses melalui layanan streaming. Kemenangan ini juga menunjukkan bahwa pelempar Asia masih punya tempat di panggung tertinggi, menginspirasi atlet-atlet muda di kawasan Asia, termasuk Indonesia yang mulai mengembangkan olahraga ini.
Dengan hasil ini, Angels kini memiliki modal berharga menjelang pertandingan penentu melawan Pirates pada Minggu (7/9). Paul Skenes (9-11, ERA 3.97) dijadwalkan menjadi starter untuk Pirates, sementara Angels akan mengandalkan Walbert Urena (9-9, ERA 2.85). Pertarungan dua pelempar muda ini diprediksi berlangsung ketat.
Pertanyaannya, mampukah Kikuchi mempertahankan konsistensinya dan membawa Angels meraih kemenangan beruntun? Atau justru Skenes yang akan membuktikan kelasnya di hadapan publik sendiri? Satu hal yang pasti, persaingan di akhir musim ini semakin menarik untuk diikuti.



