Vivienne Jolie-Pitt Resmi Lepas Nama Ayah: Keluarga Brad Pitt Makin Terpecah?
Baca dalam 60 detik
- Vivienne, putri bungsu Brad Pitt dan Angelina Jolie, mengajukan gugatan hukum untuk menghapus 'Pitt' dari namanya, mengikuti jejak kakak-kakaknya.
- Proses hukum di California mewajibkan publikasi pemberitahuan di koran selama empat pekan, yang telah dipenuhi oleh Zahara dan Maddox.
- Keputusan ini mempertegas keretakan hubungan antara Brad Pitt dan keenam anaknya pasca perceraian dengan Angelina Jolie pada 2016.

Vivienne Marcheline Jolie-Pitt, putri bungsu pasangan Brad Pitt dan Angelina Jolie yang baru genap 18 tahun, resmi mengajukan permohonan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles County untuk melepas nama keluarga ayahnya. Ia ingin diakui secara hukum sebagai Vivienne Marcheline Jolie, meninggalkan embel-embel 'Pitt' yang selama ini melekat.
Langkah Vivienne bukanlah yang pertama. Sebelumnya, kakak-kakaknya—Shiloh, Zahara, dan Maddox—telah lebih dulu mengajukan petisi serupa. Shiloh bahkan mengajukan permohonan tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-18 dan dikabulkan pada Agustus 2024. Zahara dan Maddox masih menunggu sidang yang dijadwalkan pada September mendatang. Semua permohonan ini mencantumkan alasan 'pribadi' sebagai dasar perubahan nama.
Menurut dokumen pengadilan yang dilihat oleh People, sidang untuk Vivienne dijadwalkan pada 2 November 2024. Namun, langkah ini sudah bisa ditebak. Sejak Mei 2024, Vivienne sudah menggunakan nama Vivienne Jolie di Playbill pertunjukan Broadway The Outsiders yang ia produseri bersama ibunya. Ini menandakan bahwa ia sudah lama meninggalkan nama Pitt di ranah publik.
Proses hukum perubahan nama di California tidak sederhana. California mewajibkan pemohon untuk mempublikasikan pemberitahuan di koran lokal selama empat minggu berturut-turut sebelum sidang. Zahara dan Maddox telah memenuhi kewajiban ini dengan memasang iklan di Los Angeles Daily Journal pada Juni-Juli 2024. Pemberitahuan itu juga memberi kesempatan bagi pihak yang keberatan untuk mengajukan bantahan tertulis sebelum sidang.
Zahara, yang kini berusia 21 tahun, sudah lebih dulu menggunakan nama Zahara Marley Jolie saat wisuda di Spelman College awal tahun ini. Ia diperkenalkan dengan nama tersebut saat menerima ijazah. Sementara Maddox, 24 tahun, sudah tidak lagi menggunakan nama Pitt di kredit film Couture yang dibintangi ibunya. Laporan Us Weekly pada 2021 menyebutkan bahwa Maddox tidak menggunakan Pitt di dokumen non-hukum dan lebih memilih Jolie, meskipun Angelina Jolie dikabarkan tidak mendukung keputusan itu.
Keputusan Vivienne dan saudara-saudaranya ini mempertegas keretakan hubungan antara Brad Pitt dan keenam anaknya pasca perceraian dengan Angelina Jolie pada 2016. Laporan menyebutkan bahwa semua anak—termasuk Pax (22) dan Knox (18, saudara kembar Vivienne)—semakin menjauh dari Pitt. Namun, Page Six baru-baru ini melaporkan bahwa Pax masih dekat dengan anggota keluarga besar Pitt, meskipun ia tidak memiliki hubungan yang erat dengan sang ayah.
Fenomena ini menarik untuk dicermati, terutama di Indonesia yang memiliki budaya kekeluargaan kuat. Nama keluarga sering dianggap sakral dan identitas utama. Namun, kasus ini menunjukkan bahwa di budaya Barat, perubahan nama bisa menjadi bentuk ekspresi diri dan pemutusan hubungan emosional. Pertanyaannya, akankah langkah serupa diikuti oleh Knox, satu-satunya anak yang belum mengajukan perubahan nama?



