Rohit Sharma Bantah Rumor Pensiun: Fokus Saya Hanya untuk India
Baca dalam 60 detik
- Kapten kriket India Rohit Sharma menepis spekulasi pensiun setelah mencetak 138 run dalam ODI melawan Inggris.
- Pemain berusia 39 tahun itu menegaskan komitmennya pada tim dan mengabaikan tekanan eksternal.
- India bersiap menghadapi Zimbabwe dan Sri Lanka dalam tur mendatang, dengan fokus pada persiapan Piala Dunia 2027.

Rohit Sharma, mantan kapten tim kriket India, menepis keras rumor yang menyebutkan bahwa ia akan segera gantung sepatu dari pentas internasional. Dalam pernyataan yang dirilis melalui situs resmi Dewan Kriket India (BCCI), pemukul pembuka berusia 39 tahun itu menegaskan bahwa satu-satunya prioritasnya adalah membela negara dan berkontribusi pada kesuksesan tim.
Pernyataan tersebut muncul setelah Rohit mencetak 138 run dari 110 bola dalam pertandingan One-Day International (ODI) ketiga melawan Inggris di Lord's, Minggu (20/7). Meskipun India akhirnya kalah dan kehilangan seri 2-1, penampilan gemilang itu memutus paceklik 11 ODI tanpa satu abad run yang sempat memicu pertanyaan tentang masa depannya di skuad utama.
โTugas saya adalah memegang bat, bermain, membela negara, dan membela tim. Itulah yang selalu saya lakukan sejak debut, dan akan terus saya lakukan,โ ujar Rohit dalam wawancara tersebut. Ia juga menanggapi spekulasi yang beredar dengan santai: โKebisingan itu sudah ada sejak saya debut. Selama saya masih di sini, pasti akan terus ada. Yang penting adalah apa yang saya lakukan di lapangan, berusaha memberikan kontribusi untuk kesuksesan tim.โ
Bagi penggemar kriket di Indonesia, perkembangan ini menarik karena menunjukkan bagaimana tekanan publik dan media dapat memengaruhi mentalitas atlet papan atas. Rohit, yang dikenal dengan julukan 'Hitman', telah menjadi ikon kriket global dengan lebih dari 10.000 run di ODI dan 45 abad. Keteguhannya dalam menghadapi kritik menjadi pelajaran tentang manajemen tekanan di level tertinggi.
Menjelang Piala Dunia 2027 yang akan digelar di Afrika Selatan, Zimbabwe, dan Namibia, performa Rohit menjadi krusial bagi India. Meski sempat diragukan, dukungan penuh dari manajemen tim membuatnya tetap menjadi andalan di puncak order. โBiarkan kebisingan itu ada. Jika tidak ada kebisingan, tidak ada keseruan,โ tambahnya, menegaskan bahwa ia tidak akan terpengaruh oleh opini eksternal.
India selanjutnya akan menghadapi Zimbabwe dalam tiga pertandingan Twenty20 International pada 23-26 Juli, sebelum bertolak ke Sri Lanka untuk seri tes bulan depan. Jadwal padat ini akan menjadi ujian konsistensi bagi Rohit dan rekan-rekannya. Pertanyaan yang tersisa: mampukah ia mempertahankan performa puncak hingga Piala Dunia 2027, atau akankah muncul kandidat baru yang siap menggantikannya?



