Dua Klub Premier League Berebut Jonathan Rowe, Bologna Pasang Harga €40 Juta
Baca dalam 60 detik
- Chelsea dan Aston Villa dikabarkan tertarik merekrut winger Bologna, Jonathan Rowe, pada bursa transfer musim panas mendatang.
- Bologna membanderol pemain asal Inggris itu dengan harga sekitar €40 juta, dan Rowe sendiri disebut terbuka untuk kembali ke Premier League.
- Situasi transfer ini memicu kekhawatiran di kubu Bologna setelah Rowe mendapat kartu merah dalam laga uji coba, yang dinilai sebagai dampak spekulasi yang mengganggu konsentrasinya.

Bursa transfer musim panas belum resmi dibuka, namun perburuan pemain sayap sudah memanas. Jonathan Rowe, winger Bologna yang tampil impresif di Serie A musim lalu, menjadi rebutan dua raksasa Premier League: Chelsea dan Aston Villa. Klub asal Italia itu dikabarkan mematok harga €40 juta untuk pemain berusia 24 tahun tersebut.
Menurut laporan Il Resto del Carlino yang dikutip CalcioMercato.it, kedua klub Inggris telah menunjukkan ketertarikan serius. Chelsea disebut sudah menjalin kontak dengan perwakilan Rowe sejak awal bulan ini sebagai bagian dari rencana peremajaan lini sayap mereka. Sementara Aston Villa, yang musim depan akan tampil di Liga Champions, juga ikut dalam persaingan untuk mendatangkan pemain yang bisa bermain di kedua sisi sayap itu.
Bagi Rowe, kepindahan ke Premier League bukanlah hal asing. Sebelum memperkuat Bologna, ia sempat menimba ilmu di akademi Norwich City dan memiliki pengalaman bermain di kasta tertinggi Inggris. Musim lalu, setelah pindah dari Marseille, ia berhasil membangun kembali reputasinya dengan catatan produktif bersama Bologna. Kini, peluang kembali ke tanah air menjadi daya tarik tersendiri bagi pemain yang pernah membela timnas Inggris U-21 itu.
Namun, spekulasi transfer ini datang di saat yang kurang tepat. Pada laga uji coba pramusim akhir pekan lalu melawan Arminia Bielefeld, Rowe harus diusir wasit karena melakukan pelanggaran keras. Insiden itu sontak membunyikan alarm di internal Bologna. Manajemen klub khawatir rumor kepindahan yang terus berembus telah mengganggu konsentrasi pemain, terutama di masa persiapan musim baru.
Bagi pelatih anyar Bologna, Domenico Tedesco, situasi ini menjadi ujian awal. Ia harus pandai mengelola tekanan, antara mempertahankan aset berharga di lini serang atau melepasnya dengan harga tinggi. Di satu sisi, kepergian Rowe akan memberikan dana segar yang bisa digunakan untuk belanja pemain lain. Namun di sisi lain, kehilangan pemain kunci di awal musim bisa mengganggu stabilitas tim.
Dari sudut pandang sepak bola Indonesia, perburuan pemain seperti Rowe menunjukkan betapa ketatnya persaingan di pasar transfer Eropa. Klub-klub Premier League tidak segan menggelontorkan dana besar untuk pemain yang sudah teruji di liga top Eropa. Bagi pengamat dan penggemar sepak bola Tanah Air, ini menjadi pelajaran bahwa nilai seorang pemain tidak hanya ditentukan oleh performa di lapangan, tetapi juga potensi pasar dan fleksibilitas taktis.
Pertanyaan besarnya kini: akankah Chelsea atau Aston Villa bersedia memenuhi banderol €40 juta? Atau justru akan muncul klub lain yang ikut dalam perburuan? Yang jelas, masa depan Jonathan Rowe akan menjadi salah satu cerita menarik dalam jendela transfer musim panas mendatang.



