Pujian Rooney untuk Bellingham: Pemain Terbaik Piala Dunia Saat Ini
Baca dalam 60 detik
- Wayne Rooney menyebut Jude Bellingham sebagai pemain terbaik di Piala Dunia sejauh ini, mengungguli nama-nama besar seperti Mbappe dan Haaland.
- Bellingham telah mencetak enam gol dalam enam pertandingan, menjadi mesin gol utama Inggris bersama Harry Kane yang sama-sama mengoleksi enam gol.
- Jika Bellingham atau Kane mencetak gol melawan Argentina di semifinal, mereka akan memecahkan rekor pencetak gol terbanyak Inggris dalam satu turnamen besar.

Legenda sepak bola Inggris, Wayne Rooney, memberikan pujian setinggi langit kepada Jude Bellingham. Menurutnya, gelandang Real Madrid itu adalah pemain terbaik yang tampil di Piala Dunia edisi ini. Pujian itu muncul jelang laga semifinal Inggris melawan Argentina, yang akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kualitas Bellingham di panggung terbesar.
Bellingham, yang baru berusia 23 tahun, telah menjadi motor serangan Inggris dengan torehan enam gol dari enam pertandingan. Ia hanya terpaut dua gol dari Kylian Mbappe dan Lionel Messi dalam perburuan Sepatu Emas. Ketajamannya di turnamen besar kontras dengan performanya di level klub musim ini, di mana ia dianggap belum mencapai level Mbappe atau Erling Haaland. Namun, Rooney menilai bahwa di turnamen ini, Bellingham telah menunjukkan sesuatu yang lebih dari sekadar kemampuan teknis.
"Dia memiliki energi, gairah, dan hasrat yang langka. Banyak pemain top hanya mengandalkan kemampuan dan teknik, tapi Jude punya keinginan dan rasa lapar yang luar biasa. Itu yang membuatnya istimewa," ujar Rooney dalam acara The Wayne Rooney Show. Ia juga membandingkan Bellingham dengan dirinya sendiri: kadang jenius, kadang nekat, tapi selalu memberikan segalanya untuk tim.
Ketergantungan Inggris pada Bellingham dan Kane sangat mencolok. Tidak ada tim dalam sejarah Piala Dunia yang lebih bergantung pada dua pemain dalam mencetak gol setelah mencetak lebih dari 10 gol. Jika salah satu dari mereka mencetak gol melawan Argentina, mereka akan memecahkan rekor Gary Lineker (1986) dan Harry Kane (2018) yang masing-masing mencetak enam gol dan memenangkan Sepatu Emas.
Rooney juga meyakini bahwa Kane akan menjadi mimpi buruk bagi bek tengah Argentina, Cristian Romero dan Lisandro Martinez. "Jika Kane dalam performa terbaiknya, mereka tidak akan bisa menghentikannya. Dia bisa turun ke dalam, menarik bek keluar, dan kemudian memanfaatkan ruang di belakang. Dia akan menghancurkan mereka," tegas Rooney.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, performa Bellingham menjadi tontonan menarik. Ia mewakili generasi baru pemain Inggris yang tidak hanya mengandalkan fisik, tetapi juga kecerdasan taktis dan determinasi. Pertandingan Inggris vs Argentina di semifinal akan menjadi panggung pembuktian apakah Bellingham layak disejajarkan dengan legenda-legenda Piala Dunia sebelumnya.
Dengan segala pujian yang diterimanya, Bellingham kini menghadapi tantangan terbesar: membawa Inggris ke final dan mungkin mengulangi sukses Lineker atau Kane sebagai pencetak gol terbanyak. Akankah ia mampu menjawab ekspektasi? Semua akan terjawab di lapangan.



