Tabrakan Beruntun di Tol Lintas Timur: Empat Pengendara Motor Tewas
Baca dalam 60 detik
- Kecelakaan maut di Tol Lintas Timur melibatkan 13 kendaraan, menewaskan empat pengendara motor yang diduga sedang balap liar.
- Polisi mengungkapkan lebih dari 30 motor terlibat dalam insiden yang dipicu tabrakan awal antara satu motor dan mobil.
- Peristiwa ini kembali menyoroti bahaya balap liar di jalan tol yang kerap memakan korban jiwa.

Empat pengendara motor tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan 13 kendaraan di Kilometer 246,4 Jalan Tol Lintas Timur, dekat Kuantan, Pahang, Malaysia, pada Sabtu dini hari. Insiden yang terjadi sekitar pukul 01.00 waktu setempat itu diduga dipicu oleh aksi balap liar yang melibatkan puluhan motor.
Kepala Polisi Kuantan, Asisten Komisaris Ashari Abu Samah, mengonfirmasi bahwa korban tewas adalah Che Mohd Sufian Che Ghani (40), Muhammad Hafiz Al Hakim Mazlan (33), Mohd Aizat Husni (33), dan Muhammad Safawi Md Noh (24). Tiga korban pertama dinyatakan meninggal di lokasi, sementara satu lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Tengku Ampuan Afzan (HTAA).
Berdasarkan penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika sebuah mobil yang dikemudikan pria 25 tahun asal Kuantan melaju menuju Kemaman. Motor yang dikendarai Che Mohd Sufian menabrak bagian belakang mobil tersebut, menyebabkan pengendara terjatuh ke jalur kanan. Motor-motor lain yang melaju di belakangnya tidak sempat menghindar, sehingga terjadi tabrakan berantai.
Polisi menduga lebih dari 30 motor tengah beradu cepat di jalan tol tersebut. “Hasil penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa lebih dari 30 sepeda motor, yang diyakini sedang balapan, terlibat dalam kecelakaan yang merenggut empat nyawa,” ujar Ashari saat dihubungi. Praktik balap liar di jalan tol memang sudah lama menjadi masalah di Malaysia, terutama pada malam hari, dan kerap berujung pada kecelakaan fatal.
Seluruh korban luka—total 18 orang—dilarikan ke HTAA, sementara dua lainnya dirawat di Pusat Medis Sultan Ahmad Shah. Seorang penumpang mobil berusia 13 tahun mengalami cedera leher, namun pengemudi mobil selamat tanpa cedera. Polisi masih menyelidiki lebih lanjut untuk menetapkan tersangka dan memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Kisah pilu datang dari Faridah Mat Asri (39), istri Che Mohd Sufian. Ia mengaku mendapat kabar duka dari seorang teman sekitar pukul 01.30. Suaminya bersama beberapa teman berangkat dari Terengganu ke Kuantan untuk menikmati kuliner khas Pahang. “Terakhir saya melihatnya kemarin siang sebelum saya mengajak anak-anak ke pantai. Pesan terakhir dari dia pukul tengah malam, setelah itu tidak ada lagi,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca di HTAA.
Kecelakaan ini menjadi pengingat akan bahaya balap liar yang masih marak di berbagai ruas tol di Malaysia dan Indonesia. Otoritas setempat diharapkan meningkatkan patroli dan penegakan hukum untuk mencegah tragedi serupa. Pertanyaannya, akankah tindakan represif saja cukup, atau diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif untuk mengubah perilaku pengendara?



