Bellingham Bawa Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026, Norwegia Tersingkir Dramatis
Baca dalam 60 detik
- Jude Bellingham mencetak dua gol, termasuk gol kemenangan di menit awal perpanjangan waktu, membawa Inggris menang 2-1 atas Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026.
- Norwegia unggul lebih dulu lewat gol Andreas Schjelderup, tetapi Inggris menyamakan kedudukan melalui Bellingham di masa injury time babak pertama.
- Dengan hasil ini, Inggris melaju ke semifinal, sementara Norwegia harus mengubur mimpi pertama mereka lolos ke babak empat besar Piala Dunia.

Gelandang serang Jude Bellingham menjadi pahlawan Inggris setelah mencetak dua gol, termasuk gol penentu di menit awal perpanjangan waktu, yang mengantarkan The Three Lions menang 2-1 atas Norwegia pada laga perempat final Piala Dunia 2026 di Miami, Kamis (10/7) dini hari WIB. Kemenangan ini memastikan langkah Inggris ke semifinal turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Bermain di Hard Rock Stadium, Inggris tampil dominan dalam penguasaan bola sejak menit awal. Namun, justru Norwegia yang mampu memecah kebuntuan lebih dulu. Pada menit ke-36, Andreas Schjelderup menerima umpan dari Martin Ødegaard di sisi kiri, memotong ke dalam, dan melepaskan tembakan melengkung yang gagal dijangkau kiper Jordan Pickford. Gol tersebut menjadi kejutan bagi Inggris yang terus menekan sejak awal laga.
Tim asuhan Thomas Tuchel merespons cepat. Di masa injury time babak pertama, Anthony Gordon memberikan umpan rendah ke kotak penalti, dan Bellingham dengan tenang melewati bek Torbjørn Heggem sebelum melepaskan tembakan mendatar ke sudut jauh gawang. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum, meskipun Harry Kane sempat mencetak gol yang dianulir karena offside.
Di babak kedua, Tuchel melakukan dua pergantian dengan memasukkan Bukayo Saka dan Eberechi Eze. Inggris tetap menguasai permainan, tetapi Norwegia beberapa kali mengancam lewat serangan balik. Peluang terbaik Norwegia terjadi pada menit ke-76 ketika sundulan Kristoffer Ajer membentur mistar gawang. Sementara itu, gol Norwegia yang dicetak Heggem dianulir VAR karena Haaland dianggap melakukan pelanggaran terhadap Elliot Anderson. Laga berlanjut ke perpanjangan waktu setelah skor 1-1 bertahan hingga 90 menit.
Di babak tambahan, Inggris tampil lebih agresif. Pada menit ke-93, tembakan jarak jauh Morgan Rogers hanya mampu ditepis kiper Ørjan Nyland, dan Bellingham yang paling cepat bereaksi menyambar bola rebound untuk membawa Inggris unggul 2-1. Inggris nyaris menggandakan keunggulan melalui penalti, tetapi VAR membatalkan keputusan wasit. Norwegia berusaha keras menyamakan kedudukan, tetapi pertahanan Inggris yang dikomandoi Marc Guéhi dan John Stones mampu bertahan hingga akhir.
Bagi Indonesia, laga ini menjadi tontonan menarik mengingat semakin banyak pemain diaspora Indonesia yang bermain di Eropa. Ketangguhan pemain seperti Bellingham dan Haaland bisa menjadi inspirasi bagi talenta muda Tanah Air untuk menembus level tertinggi sepak bola dunia. Selain itu, performa apik Norwegia menunjukkan bahwa tim non-unggulan pun mampu bersaing di Piala Dunia, sebuah pelajaran berharga bagi pengembangan sepak bola nasional.
Dengan kemenangan ini, Inggris melaju ke semifinal dan akan menunggu lawan dari pertandingan antara Brasil dan Portugal. Sementara itu, Norwegia harus pulang dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan sengit. Pertanyaan besarnya, dapatkah Inggris akhirnya mengakhiri puasa gelar Piala Dunia sejak 1966, atau akankah mereka kembali gagal di ambang pintu?



