Tom Holland: Syuting The Odyssey Seperti Reka Ulang Sejarah
Baca dalam 60 detik
- Tom Holland mengaku syuting The Odyssey terasa seperti peristiwa sejarah yang dihidupkan kembali, bukan sekadar set film biasa.
- Aktor Spider-Man itu bergabung tanpa membaca naskah, menyebut tawaran Christopher Nolan sebagai panggilan seumur hidup.
- Film epik Nolan ini dibintangi sederet bintang papan atas dan dijadwalkan rilis tahun depan, menjadi salah satu proyek paling ambisius.

Tom Holland, aktor yang namanya melekat sebagai Spider-Man, baru saja mengungkap pengalaman tak terlupakan saat syuting film terbaru garapan Christopher Nolan, The Odyssey. Dalam wawancara dengan Extra, ia mengaku bahwa proses produksi film epik tersebut lebih mirip dengan reka ulang peristiwa sejarah ketimbang set film modern. Pernyataan ini muncul setelah ia merasakan langsung skala produksi yang luar biasa besar di lokasi syuting Maroko.
Holland, yang kini berusia 30 tahun, bergabung dengan jajaran pemain bertabur bintang seperti Matt Damon, Anne Hathaway, Robert Pattinson, Lupita Nyong'o, Samantha Morton, Zendaya, dan Charlize Theron. Ia mengaku terkesima dengan ambisi Nolan yang menghadirkan ribuan figuran, replika kuda Troya, dan api di sepanjang pantai. "Saya berjalan bermil-mil tanpa melihat kru, hanya peralatan dan radio. Itu benar-benar kebalikan dari pengalaman syuting biasa," ujarnya.
Yang menarik, Holland mengaku menerima tawaran bermain di The Odyssey tanpa membaca naskah terlebih dahulu. Ia menyebut panggilan dari Nolan sebagai "panggilan seumur hidup" yang mengingatkannya pada saat ia mendapat peran sebagai Peter Parker sepuluh tahun lalu. "Saya sangat bersemangat dan merasa terhormat. Itu adalah momen yang luar biasa," katanya dalam wawancara dengan Good Morning America.
Skala produksi yang masif membuat Holland merasa seperti benar-benar terlempar ke masa lalu. "Saya sampai di pantai, dan rasanya seperti mendarat di era kuno. Saya tidak melihat kru, hanya lautan figuran dan properti. Itu menakutkan sekaligus mengagumkan," kenangnya. Suasana isolasi yang ia rasakan justru memperkuat pengalaman imersif yang ingin dicapai Nolan.
Bagi penggemar film di Indonesia, The Odyssey menjadi salah satu rilisan yang paling dinantikan. Nolan dikenal memiliki basis penggemar kuat di Tanah Air, terutama setelah kesuksesan Oppenheimer yang meraup lebih dari Rp 100 miliar di bioskop lokal. Dengan jajaran pemain yang mencakup Zendayaโyang juga merupakan istri Hollandโfilm ini diprediksi akan menjadi magnet besar bagi penonton Indonesia.
Meski demikian, belum ada tanggal rilis resmi untuk Indonesia. Namun, melihat pola distribusi film Nolan sebelumnya, kemungkinan besar The Odyssey akan tayang serentak atau dalam waktu dekat setelah perilisan global. Pertanyaan besarnya: akankah film ini mampu menyamai kesuksesan Oppenheimer di pasar Indonesia? Atau justru genre epik fantasi akan menarik segmen penonton yang berbeda?



