Zverev Kembali ke 16 Besar Wimbledon: Kini Incar Lebih dari Sekadar Partisipasi
Baca dalam 60 detik
- Alexander Zverev melaju ke babak keempat Wimbledon untuk keempat kalinya setelah mengalahkan Marcos Giron dalam tiga set langsung.
- Petenis Jerman itu belum pernah melampaui babak keempat di All England Club, namun optimisme meningkat setelah gelar Grand Slam pertamanya di Roland Garros.
- Tantangan berikutnya adalah Jiri Lehecka, unggulan ke-13 asal Ceko, yang akan menguji konsistensi Zverev di permukaan rumput.

Alexander Zverev, unggulan kedua turnamen, memastikan tempatnya di babak 16 besar Wimbledon untuk keempat kalinya dalam kariernya, Sabtu (4/7). Kemenangan straight set atas Marcos Giron (6-2, 7-6(4), 6-4) di Court One mempertegas kepercayaan diri sang petenis Jerman yang tengah berada di puncak performa setelah merebut gelar Grand Slam pertamanya di Prancis Terbuka.
Bagi Zverev, pencapaian ini bukan sekadar rutinitas. Di usia 29 tahun, ia belum pernah melangkah lebih jauh dari babak keempat di All England Club. Rumput, seperti diakuinya, masih menjadi permukaan terlemah dalam permainannya. Namun, pernyataan-pernyataan optimistis yang dilontarkannya sepanjang pekan ini menunjukkan adanya perubahan mental. Setelah kehilangan satu set di babak pertama melawan Alexander Blockx, Zverev tampil tanpa gangguan berarti. Kondisi lapangan yang kering dan keras, menurut pengamat, sangat cocok dengan gaya servis kuatnya.
Namun, jalan Zverev diprediksi akan semakin terjal. Di babak berikutnya, ia akan berhadapan dengan Jiri Lehecka, unggulan ke-13 asal Ceko yang dikenal memiliki pukulan kuat dan agresif. Lehecka sendiri belum pernah bertemu Zverev di permukaan rumput, menjadikan pertemuan ini sebagai ujian sesungguhnya bagi konsistensi Zverev. Analis tenis menilai bahwa Lehecka bisa menjadi batu sandungan, terutama jika Zverev kembali ragu-ragu dalam pengambilan keputusan di lapangan rumput.
Bagi publik tenis Indonesia, perjalanan Zverev di Wimbledon menarik untuk diikuti karena ia merupakan salah satu dari sedikit petenis top yang masih aktif dan memiliki basis penggemar yang besar di Asia. Keberhasilannya menembus babak keempat juga menjadi pengingat bahwa persaingan di sektor putra semakin terbuka, dengan banyak nama baru seperti Lehecka yang siap menantang dominasi para unggulan. Jika Zverev mampu melewati Lehecka, ia berpotensi bertemu unggulan lainnya di perempat final, yang bisa menjadi momentum untuk membuktikan bahwa ia layak diperhitungkan di permukaan rumput.
Pertanyaan besarnya kini: mampukah Zverev mematahkan kutukan babak keempat Wimbledon dan akhirnya melangkah ke pekan kedua turnamen? Atau justru Lehecka yang akan menjadi mimpi buruk baru bagi petenis Jerman itu? Jawabannya akan terungkap dalam beberapa hari ke depan.



