Djokovic Samai Rekor Federer di Wimbledon: 105 Kemenangan dan Perjalanan ke Babak Keempat
Baca dalam 60 detik
- Novak Djokovic mengalahkan Arthur Rinderknech 7-5, 6-4, 1-6, 7-6 (7-4) untuk mencapai babak keempat Wimbledon, menyamai rekor Roger Federer dengan 105 kemenangan tunggal putra di All England Club.
- Pertandingan berlangsung sengit selama tiga jam, dengan Rinderknech merebut set ketiga sebelum Djokovic memenangkan tie-break set keempat, menegaskan mental juara petenis Serbia itu.
- Kemenangan ini menempatkan Djokovic hanya di belakang Martina Navratilova (120 kemenangan) dalam daftar kemenangan tunggal terbanyak di Wimbledon, sekaligus menjadi penampilan ke-18 di babak keempat.

Novak Djokovic kembali menorehkan sejarah di Wimbledon. Petenis Serbia berusia 39 tahun itu mengalahkan unggulan ke-25 asal Prancis, Arthur Rinderknech, dalam pertarungan empat set yang mendebarkan, 7-5, 6-4, 1-6, 7-6 (7-4), untuk melaju ke babak keempat sekaligus menyamai rekor Roger Federer sebagai pemain dengan kemenangan tunggal terbanyak di All England Club.
Kemenangan ke-105 Djokovic di Wimbledon ini hanya kalah dari rekor Martina Navratilova (120 kemenangan) di antara semua pemain. Selain itu, ia juga mencatatkan penampilan ke-18 di babak keempat, menyamai catatan Federer. โIni adalah kehormatan dan hak istimewa yang besar bisa menorehkan sejarah di lapangan ini,โ ujar Djokovic usai pertandingan, seperti dikutip BBC Sport.
Pertandingan yang berlangsung selama tiga jam itu tidak berjalan mulus bagi Djokovic. Setelah tampil dominan di dua set pertama, ia kehilangan ritme di set ketiga dan harus menghadapi kebangkitan Rinderknech yang bermain agresif. Penonton di Centre Court pun terhibur dengan aksi saling balas kedua pemain, termasuk momen ketika Djokovic melakukan diving voli untuk memenangkan match point, yang disambut tepuk tangan meriah.
โSaya rasa saya sudah melakukan semua yang perlu dilakukan hari ini, dalam kondisi yang mungkin tidak sebaik putaran kedua,โ tambah Djokovic. โDi usia dan tahap karier saya ini, setiap hari membawa hal baru dan tak terduga. Saya berharap bisa tampil terbaik dalam beberapa hari ke depan.โ
Bagi penggemar tenis di Indonesia, pencapaian Djokovic ini menjadi pengingat akan dominasinya yang luar biasa di dunia tenis, terutama di lapangan rumput. Meski usianya sudah tidak muda lagi, Djokovic terus membuktikan bahwa ia masih menjadi ancaman serius bagi para pesaingnya. Pertandingan melawan Rinderknech juga menunjukkan bahwa ia mampu bangkit dari tekanan, sebuah kualitas yang jarang dimiliki petenis lain.
Sementara itu, juara bertahan Jannik Sinner juga melaju ke babak keempat setelah mengalahkan Jenson Brooksby 6-4, 6-3, 6-4. Sinner, yang belum terkalahkan di babak ketiga Grand Slam (20-0), akan berhadapan dengan petenis kualifikasi asal Jepang, Shintaro Mochizuki. โSaya butuh dukungan penonton hari ini,โ kata Sinner, yang meminta lebih banyak sorakan dari penonton setelah sebuah reli indah di net.
Dengan absennya beberapa pemain top karena cedera, peluang Djokovic untuk merebut gelar kedelapannya di Wimbledon semakin terbuka. Namun, ia harus melewati hadangan Safiullin yang sedang dalam performa terbaik. Mampukah Djokovic terus menambah koleksi sejarahnya, atau akankah ada kejutan lain di turnamen tahun ini?



