Arsenal Kian Percaya Diri Rekrut Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Khawatir Kehilangan Kapten
Baca dalam 60 detik
- Arsenal kembali mengintensifkan upaya merekrut gelandang Newcastle Bruno Guimaraes setelah tawaran awal ยฃ55 juta ditolak.
- Kekhawatiran di kubu Newcastle meningkat karena minat dari Arsenal, Manchester United, dan Liverpool membuat situasi kapten tim semakin tidak pasti.
- Nilai transfer diperkirakan mencapai ยฃ70-80 juta, dengan Arsenal kemungkinan menawarkan skema pembayaran bertahap.

Arsenal semakin optimistis bisa memboyong Bruno Guimaraes dari Newcastle United setelah melakukan kontak langsung dengan perwakilan pemain Brasil itu. Langkah ini menjadi sinyal bahwa The Gunners serius memperkuat lini tengah mereka di bursa transfer musim panas ini, meski The Magpies bersikeras tidak akan melepas kapten mereka.
Menurut laporan Football Insider, Newcastle mulai cemas dengan kemampuan mereka mempertahankan Guimaraes. Kekhawatiran itu muncul seiring meningkatnya minat dari klub-klub besar seperti Arsenal, Manchester United, dan Liverpool. Arsenal sendiri disebut merasa 'terdorong' setelah berkomunikasi dengan agen pemain berusia 28 tahun itu, menjadikan mereka kandidat terdepan jika negosiasi benar-benar terbuka.
Jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano mengonfirmasi bahwa Arsenal memang menjadikan Guimaraes sebagai target utama di lini tengah. "Tidak akan mudah bagi Arsenal untuk menyelesaikannya. Mereka bisa mencoba lagi. Saya tidak akan mengecualikan itu karena Arsenal benar-benar menganggap Bruno sebagai target utama di lini tengah, tetapi saat ini dari Newcastle, pesannya adalah pintu tertutup," ujar Romano pekan ini.
Secara finansial, kesepakatan ini berada dalam jangkauan Arsenal meski tidak mudah. Setelah penolakan tawaran ยฃ55 juta, Newcastle diperkirakan hanya akan mempertimbangkan tawaran di kisaran ยฃ70-80 juta mengingat pentingnya Guimaraes, usianya yang masih prima, dan kontraknya yang panjang. Arsenal kemungkinan akan menawarkan skema pembayaran bertahap, terutama setelah pengeluaran besar mereka musim panas lalu.
Guimaraes telah menjadi nyawa permainan Newcastle sejak bergabung dari Lyon pada 2022. Musim lalu, ia mencatat rata-rata tekel per 90 menit tertinggi di antara semua pemain Newcastle di Premier League, serta menyumbang sembilan gol dan lima assist. WhoScored mencatat rating pertandingan rata-rata Guimaraes lebih tinggi dari rekan setimnya, menegaskan perannya sebagai pemain kunci.
Bagi Arsenal, Guimaraes menawarkan kombinasi langka antara kreativitas ala Martin Odegaard dan ketenangan defensif seperti Declan Rice atau Martin Zubimendi. Kehadirannya akan memberikan dimensi baru di lini tengah: lebih agresif dalam merebut bola, mampu bermain kotak-ke-kotak, dan memiliki kepemimpinan yang kuat. Ini sejalan dengan profil yang selama ini dicari Mikel Arteta untuk bersaing di papan atas Premier League.
Namun, hambatan terbesar tetap Newcastle. Meski The Magpies bersikeras tidak akan menjual, tekanan dari dalam klub mulai terasa. Ketidakpastian stabilitas skuad dan minat dari klub-klub Eropa lainnya membuat posisi Guimaraes semakin tidak menentu. Jika Arsenal benar-benar serius, mereka harus bersiap menembus tembok pertahanan Newcastle yang kokoh.
Pertanyaan besarnya: akankah Arsenal mampu menyusun paket finansial yang cukup menggoda, ataukah Newcastle akan tetap bertahan dan mempertahankan kapten mereka di tengah badai minat dari luar?



