Newcastle Gelontorkan Rp2 Triliun untuk Rekrut Tiga Gelandang Sekaligus
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United mengalokasikan dana £108 juta atau setara Rp2 triliun untuk merekrut tiga gelandang baru setelah menjual Sandro Tonali ke Tottenham.
- Target utama meliputi Sean Steur dari Ajax, Johan Manzambi dari Freiburg, dan Lamine Camara dari Monaco, dengan total biaya hanya £8 juta lebih mahal dari hasil penjualan Tonali.
- Kedatangan trio ini bisa membuka pintu kepergian Bruno Guimaraes, namun Newcastle tak lagi tertekan regulasi keuangan setelah serangkaian penjualan pemain.

Newcastle United bergerak cepat di bursa transfer musim panas setelah melepas Sandro Tonali ke Tottenham Hotspur dengan nilai sekitar £100 juta. Klub asal Tyneside itu kini mengincar tiga gelandang sekaligus dengan total dana mencapai £108 juta, atau setara Rp2 triliun, dalam upaya membangun ulang lini tengah mereka.
Langkah pertama sudah dimulai dengan kesepakatan untuk merekrut Sean Steur, gelandang berusia 18 tahun asal Ajax, dengan biaya €27 juta (£23 juta). Namun Newcastle tak berhenti di situ. Menurut laporan jurnalis kenamaan David Ornstein, klub juga telah membuka negosiasi untuk mendatangkan Johan Manzambi dari Freiburg, yang tampil impresif di Piala Dunia baru-baru ini. Manzambi dibanderol sekitar £50 juta.
Nama ketiga yang masuk dalam daftar belanja adalah Lamine Camara, gelandang AS Monaco asal Senegal. Dengan nilai transfer yang relatif murah—Monaco hanya mematok £35 juta—Camara dianggap sebagai pembelian cerdas di tengah meroketnya harga gelandang di Premier League. Total biaya untuk tiga pemain ini hanya £8 juta lebih tinggi dari uang hasil penjualan Tonali.
Camara, yang disebut sebagai gelandang box-to-box "fantastis" oleh pengamat Jacek Kulig, dikenal karena kemampuannya bertahan dan merebut bola. Kehadirannya dinilai bisa membebaskan Bruno Guimaraes untuk lebih maju dan menjadi ancaman di lini serang. Selama dua musim terakhir, Guimaraes kerap bermain lebih dalam untuk menyeimbangkan lini tengah bersama Tonali dan Joelinton. Dengan Camara yang bisa menjadi "pekerja keras" di lini tengah, Guimaraes bisa lebih fokus pada kontribusi ofensif.
Meski demikian, jika ketiga pemain ini jadi direkrut, spekulasi kepergian Guimaraes semakin menguat. Arsenal disebut-sebut tertarik, namun Newcastle tak lagi berada di bawah tekanan regulasi keuangan (PSR) setelah serangkaian penjualan pemain. Klub hanya akan melepas Guimaraes jika ada tawaran yang terlalu bagus untuk ditolak oleh pemilik, Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, langkah Newcastle ini menarik untuk diamati. Premier League selalu menjadi liga favorit, dan pergerakan klub kaya seperti Newcastle kerap menjadi barometer belanja pemain. Jika sukses, trio Steur-Manzambi-Camara bisa menjadi tulang punggung baru The Magpies musim depan. Namun, apakah ketiganya mampu menggantikan peran Tonali dan menjaga stabilitas lini tengah? Hanya waktu yang akan membuktikan.



