Napoli Rekrut Bek Muda Italia Favasuli: Pinjaman €1 Juta dengan Kewajiban Tebus €6 Juta
Baca dalam 60 detik
- Costantino Favasuli, bek 22 tahun, menjalani tes medis di Napoli setelah kesepakatan pinjaman dari Catanzaro.
- Kesepakatan senilai €1 juta untuk pinjaman satu musim, dengan kewajiban pembelian sekitar €6 juta.
- Favasuli, yang baru debut di timnas Italia, diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi lini belakang Napoli.

Napoli bergerak cepat di bursa transfer dengan mengamankan tanda tangan Costantino Favasuli, bek muda Italia yang baru saja menjalani tes medis di Villa Stuart, Roma, Rabu pagi. Kedatangan pemain berusia 22 tahun itu disambut antusias sejumlah pendukung Partenopei yang sudah menantikan kehadirannya sejak rumor transfer merebak.
Favasuli datang dengan status pinjaman dari Catanzaro, klub Serie B yang musim lalu nyaris promosi ke Serie A. Napoli menebusnya dengan biaya pinjaman €1 juta untuk satu musim, plus kewajiban membeli di akhir masa pinjaman senilai sekitar €6 juta. Skema ini memberi ruang bagi Napoli untuk mengevaluasi kemampuan Favasuli sebelum mengikatnya secara permanen.
Musim lalu, Favasuli tampil impresif bersama Catanzaro dengan torehan dua gol dan tujuh assist dalam 36 penampilan. Ia menjadi motor serangan dari sisi kanan pertahanan, meski sejatinya ia lebih sering beroperasi sebagai bek kiri. Fleksibilitas posisi ini menjadi nilai tambah yang diyakini pelatih Napoli, Antonio Conte, akan memperkaya opsi taktik tim.
Kiprah Favasuli di level internasional juga mulai menanjak. Pada Juni lalu, ia menjalani debut senior bersama tim nasional Italia di bawah pelatih interim Silvio Baldini, tampil dalam dua laga uji coba melawan Yunani dan Luksemburg. Pengalaman ini dianggap penting untuk mengasah mental bermain di panggung yang lebih besar.
Bagi Napoli, langkah ini bukan sekadar menambah kedalaman skuad. Dengan usia yang masih muda dan potensi yang besar, Favasuli diproyeksikan menjadi investasi jangka panjang. Ia diharapkan mampu bersaing dengan pemain-pemain senior di posisi bek sayap, sekaligus menjadi opsi segar di tengah padatnya jadwal kompetisi domestik dan Eropa.
Di sisi lain, kepindahan ini juga menjadi ujian bagi Favasuli untuk beradaptasi dengan tekanan bermain di klub sebesar Napoli. Atmosfer kompetitif Serie A dan ekspektasi tinggi dari tifosi akan menjadi tantangan tersendiri. Namun, rekam jejaknya yang konsisten di Catanzaro serta jam terbang internasional yang mulai terbentuk memberi sinyal positif bahwa ia siap naik kelas.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Napoli ini menarik untuk dicermati. Klub-klub Eropa semakin agresif merekrut pemain muda berbakat dari liga-liga sekunder, sebuah tren yang juga relevan dengan upaya pengembangan pemain muda di Indonesia. Jika Favasuli sukses, ia bisa menjadi contoh bagaimana pemain dari klub kecil bisa menembus klub besar dengan performa konsisten.
Dengan rampungnya tes medis, pengumuman resmi transfer diperkirakan segera menyusul. Pertanyaannya, akankah Favasuli langsung mendapat tempat di starting XI atau harus bersabar menunggu kesempatan? Jawabannya akan menjadi salah satu cerita menarik yang patut dinantikan di musim 2026/2027.



