West Ham Incar James McAtee: Nottingham Forest Buka Peluang, Tapi Ada Syarat
Baca dalam 60 detik
- West Ham United menjadikan James McAtee sebagai target utama untuk mengisi posisi gelandang serang yang ditinggalkan Mateus Fernandes.
- Nottingham Forest masih menimbang-nimbang karena McAtee dianggap pemain potensial, meski menit bermainnya musim lalu minim.
- Kepindahan McAtee ke West Ham bisa terwujud jika Forest mendapat tawaran yang sesuai, mengingat sang pemain punya rekam jejak impresif di Championship.

West Ham United dikabarkan tengah menyiapkan langkah ambisius untuk mendatangkan James McAtee dari Nottingham Forest. Gelandang serang berusia 23 tahun itu dinilai sebagai pengganti ideal Mateus Fernandes yang hengkang ke Tottenham Hotspur. Namun, Forest belum tentu melepas pemain yang baru bergabung dengan banderol ยฃ30 juta pada musim panas lalu.
McAtee menjalani debut yang kurang mulus di City Ground. Sepanjang musim 2025-26, ia hanya mencatatkan 289 menit bermain dalam 14 penampilan Premier League. Posisinya kalah bersaing dari Ibrahim Sangare dan Elliot Anderson. Namun, kepergian Anderson ke Manchester City membuka peluang lebih besar bagi McAtee untuk mendapatkan menit bermain reguler musim depan.
West Ham, yang baru saja terdegradasi ke Championship, tengah membangun ulang skuad. Direktur olahraga anyar mereka, Nils Koppen, dikabarkan menjadi penggemar berat McAtee dan telah mengidentifikasinya sebagai target prioritas. The Hammers memiliki dana segar sekitar ยฃ85 juta dari penjualan Fernandes, sehingga secara finansial mampu memenuhi banderol McAtee.
Meski demikian, Nottingham Forest berada dalam posisi sulit. Manajer Nuno Espirito Santo dikabarkan enggan melepas McAtee karena pemain asal Inggris itu dinilai memiliki potensi besar. Apalagi, Forest kini menggunakan formasi dengan dua gelandang serang di bawah asuhan Oliver Glasner, yang membuat kedalaman skuad menjadi krusial. McAtee dianggap sebagai aset berharga yang bisa berkembang di masa depan.
Pep Guardiola, mantan pelatih McAtee di Manchester City, pernah memuji kemampuan pemain muda tersebut. "Dia pria yang luar biasa dan memiliki bakat spesial. Saat bermain dekat kotak penalti lawan, insting golnya luar biasa. Etos kerjanya tidak bisa diragukan," ujar Guardiola. Pujian ini menjadi bukti bahwa McAtee memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi, meskipun belum konsisten di Premier League.
Bagi West Ham, McAtee bukan hanya sekadar pengganti Fernandes. Ia juga bisa menjadi solusi jangka panjang di lini tengah. Kemampuannya bermain sebagai gelandang serang atau sedikit lebih ke belakang memberikan fleksibilitas taktis bagi Nuno. Selain itu, catatan 19 assist dalam 52 pertandingan di level U23 Manchester City menunjukkan bahwa McAtee juga bisa berperan sebagai playmaker.
Dari sudut pandang sepak bola Indonesia, pergerakan transfer ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa membangun kembali skuad setelah degradasi. West Ham, yang memiliki basis penggemar besar di Indonesia, tentu berharap McAtee bisa menjadi motor serangan baru dan membawa mereka kembali ke Premier League. Sementara itu, Nottingham Forest perlu bijak dalam mengambil keputusan: mempertahankan pemain potensial atau memanfaatkan momen untuk mendapatkan keuntungan finansial.
Keputusan akhir ada di tangan Forest. Jika mereka bersedia bernegosiasi, West Ham siap bergerak cepat. Namun, jika Forest bertahan, McAtee mungkin akan mendapatkan kesempatan lebih besar untuk membuktikan diri di City Ground. Pertanyaannya, akankah Nuno berani mempertaruhkan masa depannya pada pemain yang belum sepenuhnya bersinar?



