Bursa Bek Lazio Memanas: AC Milan Kembali Memburu Mario Gila, Harga 20 Juta Euro
Baca dalam 60 detik
- AC Milan kembali masuk dalam perburuan bek Lazio, Mario Gila, yang juga diincar Napoli, Atalanta, dan Inter dengan banderol di atas โฌ20 juta.
- Kontrak Gila yang habis musim panas mendatang membuat Lazio terdesak menjual, namun mereka ingin memaksimalkan keuntungan karena harus berbagi dengan Real Madrid.
- Napoli menjadi pesaing terkuat berkat permintaan pelatih baru Max Allegri, tetapi mereka harus menjual pemain dulu sebelum bisa membeli.

Persaingan merebut bek tengah Lazio, Mario Gila, semakin memanas setelah AC Milan dikabarkan kembali bergabung dalam perburuan. Pemain berusia 25 tahun itu sebelumnya sudah menjadi incaran Napoli, Atalanta, dan Inter Milan, dengan Lazio mematok harga di atas โฌ20 juta.
Gila, yang kontraknya akan habis pada Juni 2025, menolak memperpanjang masa baktinya di Stadio Olimpico. Situasi ini membuat Lazio berada dalam posisi sulit: mereka harus menjualnya pada bursa transfer Januari atau kehilangan pemainnya secara gratis di akhir musim. Namun, klub ibu kota itu bertekad mendapatkan keuntungan maksimal, terutama karena mereka masih harus membayar bagian penjualan kepada Real Madrid.
Real Madrid, yang melepas Gila ke Lazio pada 2022 dengan harga hanya โฌ6 juta, berhak atas persentase dari setiap transfer selanjutnya. Hal ini mendorong Lazio untuk menaikkan banderol, mengingat performa impresif Gila yang menjadi pilar pertahanan sejak kedatangannya.
Napoli menjadi klub yang paling agresif mengejar tanda tangan Gila. Pelatih anyar mereka, Max Allegri, secara khusus meminta manajemen untuk mendatangkan bek tengah tersebut. Namun, langkah Napoli terhambat karena mereka harus menjual pemain terlebih dahulu untuk memenuhi regulasi keuangan. Kondisi ini membuka peluang bagi Milan, yang menurut laporan Tuttomercatoweb, kembali menunjukkan minat serius setelah sebelumnya sempat mereda.
Bagi Milan, merekrut Gila bukanlah ide baru. Rossoneri sudah lama memantau perkembangannya, dan kini mereka melihat celah karena Napoli belum bisa bergerak. Sementara itu, Atalanta juga masih dalam persaingan. Di sana, Gila berpotensi reuni dengan mantan pelatih Lazio, Maurizio Sarri, yang kini menukangi La Dea. Inter Milan pun dikabarkan tengah mencari tambahan tenaga di lini belakang, menjadikan Gila sebagai salah satu opsi.
Dari sisi taktik, Gila dikenal sebagai bek tengah modern yang kuat dalam duel udara dan memiliki distribusi bola yang baik. Kemampuannya membaca permainan membuatnya cocok untuk berbagai skema pertahanan. Bagi klub-klub Italia yang kerap mengandalkan pertahanan ketat, kehadiran Gila bisa menjadi investasi jangka panjang.
Liga Italia memang selalu menjadi tujuan utama pemain belakang berkualitas, dan ketertarikan empat klub besar menunjukkan betapa tingginya permintaan akan bek tengah. Bagi Lazio, situasi ini menguntungkan karena mereka bisa memicu perang penawaran. Namun, jika tidak ada kesepakatan di bursa Januari, risiko kehilangan Gila secara gratis akan semakin besar.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah: siapa yang akan berhasil mengamankan tanda tangan Gila? Akankah Napoli segera menjual pemain untuk membuka jalan, atau Milan yang akan memanfaatkan kelambanan rival? Atau justru Atalanta atau Inter yang mengejutkan? Satu hal yang pasti, bursa transfer Januari akan menjadi medan pertempuran sengit untuk bek muda berbakat ini.



