Misi Berat Irlandia: Hentikan Rekor 52 Laga Tak Terkalahkan Selandia Baru di Eden Park
Baca dalam 60 detik
- Irlandia akan menghadapi Selandia Baru, Australia, dan Jepang dalam Nations Championship, turnamen baru dua tahunan yang mempertemukan kekuatan rugby utara dan selatan.
- Tim asuhan Andy Farrell harus bertanding tanpa sejumlah pemain kunci akibat cedera, termasuk kapten Caelan Doris dan fly-half Jack Crowley, membuka peluang bagi pemain muda seperti Sam Prendergast dan Sean Jansen.
- Kemenangan di Eden Park menjadi target utama setelah tiga kekalahan beruntun dari Selandia Baru, namun rekor 52 laga tak terkalahkan All Blacks di stadion tersebut menjadi tantangan besar.

Irlandia memulai Nations Championship dengan misi berat: memutus rekor 52 pertandingan tak terkalahkan Selandia Baru di Eden Park, Auckland, dalam laga yang dijadwalkan pada 18 Juli mendatang. Tim asuhan Andy Farrell akan menghadapi tiga ujian berat melawan Australia, Jepang, dan Selandia Baru dalam turnamen baru yang mempertemukan kekuatan rugby belahan utara dan selatan.
Empat tahun setelah kemenangan bersejarah dalam tur ke Selandia Baru pada 2022, Irlandia kembali ke Negeri Kiwi dengan skuad yang terkuras cedera. Kapten Caelan Doris, fly-half Jack Crowley, serta sejumlah pemain depan seperti Andrew Porter dan Ryan Baird absen. Situasi ini memaksa Farrell untuk merotasi tim dan memberikan kesempatan kepada pemain muda.
Pertarungan utama terjadi di posisi fly-half. Sam Prendergast, yang baru berusia 23 tahun, menjadi kandidat utama setelah tampil impresif bersama Leinster di United Rugby Championship. Namun, Harry Byrne dan Ciaran Frawley juga siap bersaing. Byrne, yang menjadi pilihan utama Leinster di Champions Cup, belum pernah menjadi starter di tim nasional. Sementara Frawley, yang lahir di Sydney, bisa menjadi opsi menarik saat menghadapi Australia.
Selain persaingan di pos 10, lini depan juga menjadi sorotan. Dengan absennya Andrew Porter, Paddy McCarthy, dan Jack Boyle, Farrell memanggil Billy Bohan dan Sam Illo dari Connacht. Bohan, yang baru tujuh bulan lalu menjalani debut senior, mendapat kontrak tiga tahun setelah performa gemilang di paruh kedua musim. Sementara Illo, yang sudah lebih lama berkarier, diharapkan menjadi understudy bagi Tadhg Furlong.
Di sisi lain, kehadiran Sean Jansen menjadi angin segar. Lahir di Selandia Baru, Jansen mencatatkan 12 percobaan dan 219 tekel di URC musim ini. Ia bisa menjadi ancaman baru di lini belakang Irlandia. Sementara itu, saudara kandung Zac dan Bryn Ward dari Ulster juga mendapat panggilan setelah musim produktif Zac dengan 15 percobaan.
Pertandingan melawan Australia pada 4 Juli di Sydney akan menjadi ujian awal. Irlandia datang dengan modal empat kemenangan dari lima pertandingan Six Nations, hanya kalah dari Prancis. Namun, kekalahan beruntun dari Selandia Baru, Afrika Selatan, dan Prancis dalam tiga laga terakhir menunjukkan perlunya peningkatan performa.
Bagi penggemar rugby di Indonesia, Nations Championship menawarkan tontonan berkualitas tinggi dengan format yang lebih kompetitif. Turnamen ini bisa menjadi ajang pembuktian bagi pemain-pemain muda Irlandia yang haus pengalaman. Apakah Farrell mampu mengulang kejayaan 2022, atau justru Eden Park kembali menjadi kubangan bagi ambisi Irlandia? Jawabannya akan terungkap dalam beberapa pekan ke depan.



