Coventry City Rekrut Taiwo Awoniyi dari Nottingham Forest: Amunisi Baru untuk Premier League
Baca dalam 60 detik
- Coventry City mencapai kesepakatan permanen dengan Nottingham Forest untuk merekrut penyerang Taiwo Awoniyi, yang sedang menjalani tes medis.
- Awoniyi, yang sempat mengalami cedera serius pada 2025, diharapkan menambah kedalaman lini serang Coventry yang baru promosi ke Premier League.
- Kedatangan pemain Nigeria ini menjadi bagian dari belanja besar Coventry di bursa transfer, dengan total lebih dari £50 juta untuk memperkuat skuad asuhan Frank Lampard.

Coventry City tidak berniat sekadar menjadi pelengkap di Premier League musim ini. Setelah menunggu 25 tahun untuk kembali ke kasta tertinggi, klub berjuluk Sky Blues itu bergerak agresif di bursa transfer. Langkah terbaru mereka adalah mencapai kesepakatan dengan Nottingham Forest untuk mengamankan jasa penyerang Taiwo Awoniyi. Kabar ini dikonfirmasi oleh pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano, yang menyebut pemain asal Nigeria itu tengah menjalani tes medis.
Awoniyi bukan nama asing bagi penggemar Premier League. Sejak bergabung dengan Nottingham Forest dari Union Berlin pada 2022 dengan nilai transfer sekitar £17 juta—rekor klub saat itu—ia telah mencetak 21 gol di liga. Namun, dua musim terakhir menjadi ujian berat baginya. Cedera perut serius yang dialaminya setelah bertabrakan dengan tiang gawang saat melawan Leicester City pada Mei 2025 memaksanya menjalani operasi darurat dan bahkan koma. Ia baru kembali tampil pada Oktober tahun yang sama, tetapi kesulitan merebut tempat reguler di skuad utama.
Bagi Coventry, kedatangan Awoniyi adalah jawaban atas kebutuhan lini depan yang lebih berpengalaman. Manajer Frank Lampard memang telah mendatangkan sejumlah pemain baru, termasuk Frank Onyeka, Loum Tchaouna, dan Aurèle Amenda. Namun, di sektor penyerang, hanya ada Haji Wright dan Ellis Simms yang menjadi andalan. Padahal, bertahan di Premier League membutuhkan kedalaman skuad dan variasi serangan. Awoniyi, dengan postur kuat dan naluri mencetak golnya, diharapkan bisa menjadi pelengkap yang tepat.
Keputusan Coventry untuk merekrut pemain berusia 29 tahun ini menunjukkan ambisi mereka untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga bersaing di papan tengah. Belanja besar mereka musim panas ini, termasuk rekrutan kiper Carl Rushworth senilai £22,5 juta dan gelandang Caleb Yirenkyi seharga £23 juta, menegaskan keseriusan manajemen. Meski demikian, Awoniyi tetap menjadi taruhan berisiko mengingat catatan kesehatannya yang rapuh. Jika ia mampu kembali ke performa terbaiknya, Coventry akan mendapatkan penyerang haus gol yang bisa menjadi pembeda.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Coventry ini menarik untuk disimak. Klub-klub Inggris kerap menjadi barometer bagi pemain Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang ingin menembus liga top Eropa. Keberanian Coventry merekrut pemain dengan risiko cedera seperti Awoniyi menunjukkan bahwa klub-klub promosi kini lebih berani mengambil langkah strategis demi bertahan di Premier League. Ini juga menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia bahwa investasi pada pemain berpengalaman, meski berisiko, bisa menjadi kunci sukses di kompetisi ketat.
Awoniyi sendiri mengaku siap menghadapi tantangan baru. Meski belum ada pernyataan resmi dari pemain, sumber internal klub menyebut bahwa ia sangat antusias bergabung dengan Coventry. Pengalamannya bertarung di papan bawah bersama Forest, termasuk saat berjuang melawan degradasi, dianggap berharga untuk skuad yang mayoritas pemainnya baru pertama kali merasakan Premier League.
Pertanyaan besarnya kini adalah apakah Awoniyi bisa kembali ke performa terbaiknya setelah dua tahun yang penuh gejolak. Jika tes medis menunjukkan hasil positif, Lampard akan memiliki opsi tambahan yang bisa diandalkan. Namun, jika cedera kembali menghantuinya, keputusan ini bisa menjadi bumerang. Hanya waktu yang akan menjawab apakah langkah berani Coventry ini akan membuahkan hasil manis atau justru menjadi mimpi buruk di akhir musim.



