Cristian Romero Ucapkan Selamat Tinggal kepada Tottenham, Siap Gabung Atletico Madrid
Baca dalam 60 detik
- Kapten Tottenham Hotspur, Cristian Romero, secara resmi berpamitan melalui media sosial menjelang kepindahannya ke Atletico Madrid.
- Kesepakatan transfer bek Argentina itu bernilai sekitar 40 juta euro, dengan tambahan bonus berdasarkan performa.
- Kepergian Romero menandai berakhirnya era sukses di Tottenham, termasuk gelar Liga Europa 2024-25 yang mengakhiri puasa trofi selama 17 tahun.

LONDON โ Cristian Romero, kapten Tottenham Hotspur, secara resmi mengucapkan selamat tinggal kepada klub dan para penggemar melalui unggahan Instagram pada Jumat (14/8). Langkah ini diambil menjelang kepindahannya yang tinggal menunggu waktu ke Atletico Madrid, klub raksasa La Liga asal Spanyol.
Bek tim nasional Argentina itu bergabung dengan Tottenham pada 2021 dan dipercaya memakai ban kapten sejak musim lalu. Dalam lima musimnya di London Utara, Romero menjadi pilar pertahanan sekaligus sosok pemimpin di ruang ganti. Unggahan perpisahannya sarat emosi, menegaskan ikatan batin yang terbentuk selama berseragam Spurs.
"Saya pergi dengan hati yang penuh kenangan dan kebanggaan yang luar biasa atas semua yang kami jalani dan raih bersama," tulis Romero dalam keterangan Instagram-nya. Ia juga menambahkan, "Dulu saya adalah salah satu dari kalian. Hari ini, saya pergi sebagai salah satu dari kalian selamanya." Kalimat itu menjadi penanda bahwa meski secara fisik ia akan meninggalkan klub, ikatan emosional dengan suporter tidak akan pernah putus.
Kontribusi Romero bagi Tottenham tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia menjadi motor utama di lini belakang saat Spurs menjuarai Liga Europa 2024-25, trofi pertama mereka sejak 2008. Penampilan impresifnya di kompetisi tersebut membuat UEFA menganugerahinya gelar Pemain Terbaik Musim Ini. Prestasi itu menjadi puncak kariernya di Inggris sekaligus bukti kualitasnya sebagai bek kelas dunia.
Menurut laporan yang beredar, Tottenham telah menyepakati nilai transfer sekitar 40 juta euro atau setara Rp690 miliar, dengan tambahan bonus berdasarkan penampilan. Angka ini dinilai wajar untuk pemain sekaliber Romero yang masih berada di usia emasnya. Bagi Atletico, kehadiran Romero diharapkan mampu memperkokoh pertahanan yang musim lalu kerap menjadi sorotan.
Kepergian Romero menjadi ujian besar bagi Tottenham yang tengah membangun kembali skuad di bawah arahan pelatih baru. Kehilangan kapten sekaligus bek terbaik tentu bukan perkara mudah. Namun, dana segar dari penjualan ini bisa menjadi modal untuk mendatangkan pengganti yang setara atau bahkan lebih baik. Manajemen Spurs tampaknya sudah menyiapkan rencana cadangan agar transisi ini tidak mengganggu performa tim di musim depan.
Di sisi lain, kepindahan Romero ke Atletico Madrid juga menarik untuk dicermati dari perspektif sepak bola Indonesia. Banyak penggemar di Tanah Air yang mengikuti perkembangan Liga Inggris dan La Liga, sehingga transfer pemain sekaliber Romero selalu menjadi sorotan. Selain itu, langkah ini menunjukkan bahwa klub-klub Eropa masih percaya pada pemain asal Amerika Selatan yang dikenal memiliki mentalitas kuat dan kemampuan bertahan yang agresif.
Romero akan bergabung dengan rekan senegaranya di Atletico, seperti Nahuel Molina dan รngel Correa, yang diharapkan membantunya beradaptasi lebih cepat. Pelatih Diego Simeone dikenal mampu memaksimalkan potensi pemain bertahan, dan Romero bisa menjadi penerus legenda seperti Diego Godรญn. Pertanyaannya, akankah ia mampu mengulang kesuksesan yang pernah diraihnya di Tottenham?
Dengan segala pencapaian dan kenangan yang telah ia torehkan, Romero meninggalkan warisan yang sulit ditandingi. Namun, sepak bola adalah siklus yang terus berputar. Kini, semua mata tertuju pada bagaimana Tottenham mengisi kekosongan yang ditinggalkannya, dan apakah Atletico benar-benar menjadi tempat di mana Romero bisa mencapai level tertinggi kariernya.



