Elton John Siapkan Residensi Hologram di Las Vegas, Teknologi Diklaim Lebih Canggih dari ABBA Voyage
Baca dalam 60 detik
- Elton John dikabarkan menandatangani kontrak residensi hologram bernilai tujuh digit di Hard Rock Hotel Las Vegas yang akan dibuka tahun depan.
- Pertunjukan akan menampilkan avatar Elton berduet dengan Dua Lipa dan Kiki Dee, menggunakan teknologi yang disebut lebih maju dari ABBA Voyage.
- Di tengah penglihatan yang memburuk, Elton justru menghasilkan album baru dengan metode kreatif terbalik, menulis melodi terlebih dahulu.

Legenda musik Sir Elton John dikabarkan telah menyepakati kontrak residensi hologram di Las Vegas dengan nilai fantastis, memanfaatkan teknologi yang disebut lebih canggih dari pertunjukan virtual ABBA Voyage. Pertunjukan ini akan digelar di Hard Rock Hotel yang baru dibuka di kota hiburan tersebut tahun depan.
Menurut sumber yang dikutip The Sun, pelantun "Tiny Dancer" berusia 79 tahun itu akan tampil dalam bentuk hologram, ditemani avatar Dua Lipa dan Kiki Dee yang berduet dengannya. "Ini mirip dengan pertunjukan ABBA Voyage di London, tetapi teknologinya jauh lebih maju karena sudah banyak berkembang," ujar sumber tersebut. Kesepakatan ini menandai pergeseran dari residensi tradisional menuju pengalaman imersif penuh.
ABBA Voyage sendiri telah sukses besar sejak diluncurkan pada 2022, menampilkan versi digital anggota band Swedia ituโdijuluki "Abba-tars"โdengan teknologi motion capture canggih dan vokal asli. Ratusan ribu penonton telah menikmati konser virtual tersebut. Kini, Elton John ingin menghadirkan pengalaman serupa dengan sentuhan yang lebih modern.
Meski pensiun dari tur pada 2023 setelah menyelesaikan Farewell Yellow Brick Road Tour yang terdiri dari lebih dari 300 pertunjukan, Elton John tak berhenti berkarya. Ia baru saja menyelesaikan album baru yang lahir dari keterbatasan fisik. Masalah penglihatan yang dideritanya sejak infeksi di Prancis pada musim panas 2024 membuatnya kehilangan penglihatan di mata kanan, memaksanya mengubah total metode penulisan lagu.
Saat menerima penghargaan Glenn Gould Prize di Toronto pada Mei lalu, Elton mengungkapkan bahwa ia biasa menulis lirik terlebih dahulu, tetapi kini harus membalik prosesnya. "Untuk pertama kalinya dalam karier 50 tahun, saya menulis melodi lebih dulu, baru lirik. Saya belum pernah melakukannya sebelumnya," katanya. Hasilnya adalah album yang ia sebut sangat berbeda dari karya sebelumnya, namun penuh kebahagiaan. "Ini memberi saya kesempatan lain untuk membuat musik," tambahnya.
Bagi penggemar di Indonesia, residensi hologram ini membuka peluang baru untuk menyaksikan pertunjukan artis legendaris tanpa harus hadir langsung. Meski belum ada rencana membawa pertunjukan serupa ke Asia, perkembangan teknologi ini bisa menjadi tren baru di industri hiburan Tanah Air. Pertanyaannya, akankah teknologi hologram suatu hari nanti menghadirkan konser virtual musisi favorit Indonesia?



