Millie Bobby Brown: Tumbuh di Set Film, Sulit Bergaul dengan Anak Muda
Baca dalam 60 detik
- Millie Bobby Brown mengaku kesulitan bersosialisasi dengan teman sebaya karena tumbuh di lingkungan syuting yang didominasi pria dewasa.
- Aktris 22 tahun itu lebih fasih membicarakan teknis perfilman daripada topik sehari-hari seperti tempat nongkrong.
- Pernikahan dengan Jake Bongiovi yang ekstrovert membantunya keluar dari zona nyaman sosial.

Millie Bobby Brown, aktris yang namanya melambung berkat serial Stranger Things, mengaku kesulitan menjalin hubungan dengan orang-orang seusianya. Penyebabnya, masa remajanya lebih banyak dihabiskan di lokasi syuting bersama kru yang rata-rata berusia di atas 40 tahun.
Dalam wawancara dengan podcast Happy Sad Confused, bintang film Enola Holmes itu mengungkapkan bahwa ia merasa kehilangan momen sosialisasi yang lazim dialami remaja. โKadang saat penggemar mendekat, saya tidak tahu harus bereaksi seperti apa. Saya lebih sulit berinteraksi dengan teman sebaya,โ ujarnya.
Millie mengaku tumbuh di tengah percakapan orang dewasa tentang teknis produksi film, seperti pengaturan lensa dan angle kamera. Akibatnya, ia mahir membahas hal-hal teknis perfilman, tetapi canggung saat diajak mengobrol ringan tentang bar atau restoran favorit. โSaya banyak mendengar obrolan dewasa, bukan hal-hal yang biasa dibicarakan anak-anak,โ tambahnya.
Namun, kehidupan sosial Millie berubah setelah bertemu Jake Bongiovi, putra musisi Jon Bon Jovi, yang kini menjadi suaminya. โDia benar-benar kebalikan dari saya. Dia bersekolah di asrama dan kuliah, jadi dia seperti kupu-kupu sosial. Saat bertemu dengannya, saya benar-benar berusaha mengikuti ritmenya. Kini saya sedang dalam era sosial saya,โ ungkap Millie.
Dalam wawancara yang sama, Millie juga menyebut Tom Cruise sebagai sahabat dekat. Ia bahkan pernah menerbangkan helikopter milik aktor 63 tahun itu. โTom melakukan hal-hal gila. Saya pikir dia mencoba membuat saya menerbangkan pesawat suatu saat nanti. Saya sudah pernah menerbangkan helikopternya, dan itu terakhir kalinya saya menerbangkan peralatannya,โ kenangnya sambil tertawa.
Millie juga berbicara tentang kecintaannya pada aksi stunt. Ia berharap aktris muda lain terinspirasi untuk melakukan adegan berbahaya sendiri asalkan dilatih dengan benar. โSaya ingin gadis-gadis muda tahu bahwa mereka bisa. Dulu aktor senior bilang jangan lakukan stunt sendiri, tapi sekarang dengan koordinator stunt yang hebat, kita sebagai aktor harus tahu cara melakukan hal tertentu,โ ujarnya. Ia bercanda, โSaya mencoba melakukan 90% stunt, dan 10% sisanya mungkin dilarang kontrak, meskipun saya memohon.โ
Fenomena yang dialami Millie ini mengingatkan pada artis cilik Indonesia yang juga tumbuh di lingkungan industri hiburan. Minimnya interaksi dengan teman sebaya bisa berdampak pada keterampilan sosial di masa dewasa. Para orang tua dan manajemen artis muda diharapkan lebih memperhatikan keseimbangan antara karier dan kehidupan sosial anak.
Ke depan, Millie bertekad terus mengembangkan sisi sosialnya. Pertanyaannya, mampukah ia benar-benar menyeimbangkan dunia akting yang penuh tekanan dengan kehidupan pribadi yang lebih santai? Atau justru pengalaman uniknya ini akan menjadi nilai tambah dalam perannya di masa depan?



