Koei Tecmo Siapkan Proyek Rahasia Bernama 'Fuji', Target Pasar Global
Baca dalam 60 detik
- Pengembang game Jepang Koei Tecmo mengerjakan IP baru dengan nama sandi Fuji, didukung program insentif pemerintah Jepang.
- Proyek ini memanfaatkan keahlian perusahaan dalam visual bergaya Asia Timur dan game aksi untuk menjangkau audiens global.
- Fuji direncanakan menjadi franchise lintas media, dimulai dari game, meski detail gameplay masih dirahasiakan.

Koei Tecmo, penerbit di balik seri legendaris seperti Dead or Alive, Dynasty Warriors, dan Ninja Gaiden, tengah menggarap properti intelektual (IP) baru yang diberi nama sandi Fuji. Proyek ini terungkap melalui program IP360 yang diluncurkan pemerintah Jepang awal tahun ini, yang memberikan dukungan finansial bagi pengembangan franchise orisinal dari dalam negeri.
Informasi mengenai Fuji masih sangat terbatas. Dalam daftar program IP360, deskripsi yang diberikan hanya bersifat umum: "Memanfaatkan keahlian Koei Tecmo Games dalam visual bertema Asia Timur dan game aksi, perusahaan akan mengembangkan IP baru dengan tujuan meraih kesuksesan global dan memperluas IP ke berbagai media mulai dari game." Kalimat tersebut mengindikasikan bahwa Fuji tidak hanya akan hadir sebagai video game, tetapi juga potensi ekspansi ke anime, manga, atau film.
Langkah Koei Tecmo ini menarik karena selama ini perusahaan identik dengan waralaba berbasis sejarah atau adaptasi lisensi, seperti Persona 5 Strikers atau Hyrule Warriors. Menciptakan IP baru dari nol merupakan strategi berisiko tinggi, namun didukung oleh insentif pemerintah yang mendorong orisinalitas konten. Program IP360 sendiri merupakan bagian dari upaya Jepang memperkuat industri kreatifnya di tengah persaingan global.
Bagi industri game Indonesia, perkembangan ini patut dicermati. Jepang selama ini menjadi salah satu pasar utama bagi game buatan dalam negeri, seperti Coffee Talk atau DreadOut. Jika Fuji sukses, bisa membuka peluang kolaborasi lintas negara atau menginspirasi pengembang lokal untuk memanfaatkan program serupa. Namun, tantangan besar tetap ada: membangun IP baru membutuhkan investasi besar dan eksekusi yang tepat.
Koei Tecmo belum mengumumkan platform, genre, atau jadwal rilis Fuji. Yang jelas, proyek ini masih dalam tahap awal pengembangan. Pertanyaan besarnya: akankah Fuji mampu mengulang kesuksesan Nioh atau justru menjadi proyek ambisius yang tenggelam? Jawabannya mungkin baru terlihat dalam beberapa tahun ke depan.



