Modric Bantah Rumor Reuni dengan Mourinho di Real Madrid: 'Saya Hanya Doakan yang Terbaik'
Baca dalam 60 detik
- Luka Modric menegaskan tidak ada komunikasi dengan Jose Mourinho terkait kemungkinan kembali ke Real Madrid.
- Gelandang Kroasia berusia 40 tahun itu masih menjadi andalan di Piala Dunia 2026, namun masa depannya di AC Milan belum jelas.
- Spekulasi tentang pensiun atau peran non-pemain di Madrid semakin mengemuka setelah kontraknya di San Siro hampir habis.

Luka Modric membantah keras rumor yang menyebut dirinya telah berkomunikasi dengan Jose Mourinho soal rencana reuni di Real Madrid. Dalam pernyataan usai membawa Kroasia melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026, gelandang berusia 40 tahun itu menegaskan bahwa ia belum pernah dihubungi oleh pelatih asal Portugal tersebut.
“Dia tidak menelepon saya. Saya hanya mendoakan yang terbaik untuknya. Dia pelatih spesial, salah satu yang terbaik. Saya punya banyak rasa sayang padanya,” ujar Modric seperti dikutip TMW. Pernyataan ini sekaligus meredam spekulasi yang berkembang di media Eropa bahwa Mourinho, yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih kepala Madrid, berniat membawa pulang mantan anak asuhnya di era kejayaan Los Blancos.
Modric memang tengah berada di persimpangan karier. Kontraknya bersama AC Milan akan habis dalam hitungan hari, dan hingga kini belum ada kepastian perpanjangan. Ia bergabung dengan Rossoneri musim panas lalu dengan kontrak satu tahun plus opsi perpanjangan, namun beberapa isyarat dari pemain menunjukkan bahwa petualangannya di San Siro mungkin akan segera berakhir.
Di luar isu kepelatihan, masa depan Modric di level klub menjadi teka-teki terbesar. Beberapa klub dari berbagai belahan dunia dikabarkan siap menampungnya jika ia memutuskan hengkang. Namun, ada pula skenario bahwa ia akan menggantung sepatu setelah Piala Dunia 2026 berakhir, atau kembali ke Madrid dalam peran non-pemain—entah sebagai pelatih atau direktur.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perjalanan Modric menjadi pengingat bahwa usia hanyalah angka. Pemain yang pernah meraih Ballon d'Or pada 2018 itu masih mampu tampil kompetitif di panggung tertinggi. Di saat banyak pemain seusianya sudah pensiun, Modric justru menjadi motor permainan Kroasia. Namun, pertanyaan besar kini mengemuka: akankah ia menutup karier di klub yang membesarkan namanya, atau justru memilih tantangan baru?
Real Madrid sendiri tengah memasuki era baru di bawah Mourinho. Kedatangan pelatih berjuluk The Special One itu langsung memicu spekulasi perombakan skuad. Namun, Modric sepertinya tidak akan menjadi bagian dari rencana tersebut—setidaknya untuk saat ini. “Saya tahu usia saya sudah mendekati akhir karier,” akunya. Meski demikian, ia belum memberikan kepastian soal langkah selanjutnya.
Dengan kontrak yang hampir habis dan performa yang masih gemilang, keputusan Modric dalam beberapa pekan ke depan akan menjadi sorotan. Apakah ia akan memperpanjang masa baktinya di Milan, menerima tawaran dari klub lain, atau justru memilih jalan pensiun? Atau, mungkinkah ia tetap bertahan di level tertinggi hingga Piala Dunia 2026 usai? Hanya waktu yang bisa menjawab.



