FIGC Pastikan Direktur Teknik Baru dalam Seminggu, Pelatih Azzurri Menyusul
Baca dalam 60 detik
- Presiden FIGC Giovanni Malagò mengumumkan direktur teknik anyar akan ditunjuk dalam waktu sepekan, menjadi langkah awal restrukturisasi kepelatihan Italia.
- Paolo Maldini menjadi kandidat utama posisi direktur teknik, meski masih ada keraguan dari legenda AC Milan tersebut.
- Keputusan pelatih baru, yang disebut-sebut antara Antonio Conte dan Roberto Mancini, baru akan diambil setelah direktur teknik terpilih.

Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malagò, memastikan bahwa posisi direktur teknik tim nasional akan terisi dalam waktu satu pekan ke depan. Langkah ini menjadi prioritas sebelum menentukan pelatih anyar yang akan membawa Gli Azzurri bangkit dari keterpurukan.
Kepastian itu disampaikan Malagò dalam konferensi pers usai memimpin pertemuan perdana FIGC. Ia menegaskan belum melakukan komunikasi dengan kandidat pelatih mana pun hingga jabatan direktur teknik resmi diumumkan. “Saya belum berbicara, bertemu, atau menghubungi satu pun pelatih sejauh ini,” ujarnya.
Kekosongan kepemimpinan di tubuh federasi terjadi setelah Italia gagal melewati babak play-off Piala Dunia 2026, tepatnya saat dikalahkan Bosnia dan Herzegovina. Kegagalan itu memicu gelombang pengunduran diri: pelatih Gennaro Gattuso, manajer tim Gigi Buffon, dan Presiden FIGC Gabriele Gravina. Malagò kemudian terpilih sebagai ketua baru dan langsung merancang ulang struktur organisasi.
Menurut Malagò, direktur teknik akan dipilih bersama dengan pimpinan Club Italia. Ia menginginkan sosok yang memiliki rekam jejak dan pengetahuan mendalam tentang sepak bola, serta mampu berbagi tanggung jawab dalam memilih pelatih. “Publik Italia menginginkan seseorang yang memiliki sejarah dan pengetahuan olahraga, yang bisa berbagi pilihan pelatih dengan presiden. Saya bekerja keras untuk itu,” tambahnya.
Paolo Maldini disebut-sebut sebagai pilihan pertama Malagò. Namun, legenda AC Milan itu dikabarkan masih ragu. Meski demikian, ada kandidat lain yang juga dipertimbangkan. “Saya tidak bisa mengatakan apakah kami sudah dekat atau belum. Saya membaca banyak spekulasi, tapi saya tidak bisa mengonfirmasi atau membantah apa pun,” ujar Malagò.
Setelah direktur teknik ditetapkan, barulah FIGC akan bergerak mencari pelatih. Dua nama besar yang santer dikaitkan adalah Antonio Conte dan Roberto Mancini. Keduanya sama-sama pernah menukangi timnas Italia, namun memiliki tuntutan gaji yang berbeda jauh. Menanggapi hal itu, Malagò hanya menyatakan, “Itu tidak selalu menjadi masalah.”
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, dinamika ini menarik untuk dicermati. Italia, sebagai salah satu raksasa sepak bola Eropa, tengah merombak total struktur kepelatihannya. Keputusan yang diambil dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah timnas Italia untuk turnamen-turnamen mendatang, termasuk kemungkinan tampil di Piala Dunia 2026 yang akan datang. Pertanyaan besarnya: akankah Conte atau Mancini kembali memegang kendali, atau justru muncul nama kejutan?



