Dodgers Kokoh di Puncak NL West: Freeman dan Betts Bawa Kemenangan atas Padres
Baca dalam 60 detik
- Freddie Freeman dan Mookie Betts menjadi pahlawan Los Angeles Dodgers saat mengalahkan San Diego Padres 4-2, memperlebar jarak di puncak klasemen NL West menjadi 10 pertandingan.
- Pertandingan ini menandai kebangkitan pelempar Emmet Sheehan yang berhasil menghentikan rentetan kekalahan beruntunnya dengan hanya membiarkan satu run dalam lima inning.
- Dengan rekor 54-30, Dodgers menunjukkan dominasi sebagai juara bertahan dua kali dan akan kembali bertemu Padres akhir pekan ini di Dodger Stadium.

Los Angeles Dodgers kembali menunjukkan taringnya sebagai juara bertahan Major League Baseball (MLB) dengan mengalahkan San Diego Padres 4-2 pada Minggu (29/6) di Petco Park, San Diego. Kemenangan ini memastikan Dodgers memenangi dua dari tiga pertandingan dalam seri tersebut dan memperlebar keunggulan mereka di puncak Divisi Barat Liga Nasional (NL West) menjadi 10 pertandingan atas Padres.
Pertandingan yang berlangsung ketat ini ditentukan oleh inning kelima yang dramatis. Setelah Manny Machado menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui home run ke-15 musim ini pada inning keempat, pelempar Padres Michael King tiba-tiba kehilangan kendali. King, yang sebelumnya hanya kebobolan satu run berkat pukulan RBI Shohei Ohtani pada inning ketiga, memulai inning kelima dengan memberikan jalan pada Alex Freeland. Setelah berhasil mematikan Chuckie Robinson, King justru membiarkan empat batter berikutnya mencapai base.
Ohtani berjalan, Andy Pages terkena lemparan, dan bases dalam keadaan penuh. Freddie Freeman, dalam situasi kritis, berhasil bertahan dari tiga lemparan foull sebelum akhirnya berjalan pada lemparan kesembilan, memaksa Freeland masuk ke home plate. Mookie Betts kemudian memukul single ke tengah yang membawa Ohtani dan Pages pulang, menjadikan skor 4-1 dan mengakhiri hari King. Betts sendiri sebelumnya mencetak home run tiga angka pada kemenangan telak 15-3 sehari sebelumnya.
Bagi King (5-7), kekalahan ini menjadi pukulan setelah ia baru saja mencatat kemenangan 1-0 atas Atlanta pada Senin malam. Sebelumnya, ia tidak pernah menang sejak mengalahkan Dodgers 1-0 pada 18 Mei. Sementara itu, pelempar Dodgers Emmet Sheehan (4-5) berhasil bangkit setelah menderita empat kekalahan beruntun. Ia hanya membiarkan satu run dan dua hit dalam lima inning, dengan lima strikeout dan dua walk. Edgardo Henriquez menutup pertandingan dengan mencatatkan save pertamanya musim ini.
Kemenangan ini menegaskan dominasi Dodgers di NL West, sebuah divisi yang sering dianggap sebagai salah satu yang terkuat di MLB. Dengan rekor 54-30, Dodgers tidak hanya memimpin divisi tetapi juga memiliki rekor terbaik di seluruh liga. Bagi Padres, kekalahan ini menjadi pukulan berat dalam upaya mereka mengejar ketertinggalan. Kedua tim akan kembali bertemu di Dodger Stadium pada Kamis hingga Minggu depan, yang diprediksi akan menjadi seri krusial bagi kedua tim.
Bagi penggemar bisbol di Indonesia, pertandingan ini menjadi tontonan menarik yang menunjukkan kualitas persaingan di MLB. Meskipun bisbol belum sepopuler sepak bola di Tanah Air, kehadiran pemain seperti Shohei Ohtani yang memiliki basis penggemar global, termasuk di Indonesia, membuat laga ini layak diikuti. Ohtani, yang kini bermain untuk Dodgers, terus menunjukkan performa impresifnya baik sebagai pemukul maupun pelempar.
Ke depan, Dodgers akan menghadapi Oakland Athletics di Sacramento pada Senin malam, dengan Eric Lauer (3-5, 4.87 ERA) dijadwalkan menjadi starter. Sementara Padres akan bertandang ke Chicago untuk menghadapi Cubs, meski starter mereka belum diumumkan. Pertanyaan besarnya: mampukah Padres bangkit kembali atau Dodgers akan terus melaju tak terbendung menuju postseason?



