Djokovic Bikin Kaget Ball Girl, Lalu Goda Rory McIlroy soal Jaket Master
Baca dalam 60 detik
- Novak Djokovic mengalahkan Stefanos Tsitsipas dengan mudah di Wimbledon 2024, lalu bercanda dengan ball girl yang nyaris terkena gunting.
- Setelah kemenangan, ia menantang pegolf Rory McIlroy bertukar jaket Master dengan jaket Wimbledon-nya, memicu tawa penonton.
- Momen ini menunjukkan sisi santai Djokovic yang jarang terlihat, sekaligus menjadi hiburan di tengah turnamen tenis bergengsi.

Novak Djokovic, petenis nomor satu dunia, kembali mencuri perhatian di Wimbledon 2024, bukan hanya karena kemenangan telaknya atas Stefanos Tsitsipas, tetapi juga karena aksi jenakanya yang melibatkan seorang ball girl dan pegolf kenamaan Rory McIlroy. Dalam pertandingan yang berlangsung di lapangan utama All England Club, Rabu (1/7), Djokovic menunjukkan bahwa tekanan turnamen tidak mengurangi selera humornya.
Saat unggul dua set tanpa balas, Djokovic meminta seorang ball girl memotong selotip hitam di bahu kanannya menggunakan gunting. Begitu gunting mendekat, ia berteriak kesakitan, membuat sang ball girl kaget dan mundur sambil memegangi dadanya. Namun, dalam sekejap, Djokovic tertawa lepas, disusul oleh ball girl yang menyadari itu semua hanya lelucon. "Hal-hal seperti ini muncul saat Anda unggul dua set, bukan saat tertinggal. Maaf jika saya membuatnya takut, tapi ini membuat saya lebih rileks di lapangan," ujar pemegang 24 gelar Grand Slam itu seusai pertandingan.
Kemenangan 6-3, 6-4, 6-2 atas Tsitsipas memang berlangsung tanpa kesulitan berarti. Djokovic mendominasi dari awal hingga akhir, membuat ia leluasa bersenda gurau. Namun, puncak hiburan terjadi saat wawancara di lapangan. Melihat Rory McIlroy, pegolf dua kali juara Masters, duduk di Royal Box mengenakan jaket hijau khas Masters, Djokovic langsung berkomentar. "Rory, jaket yang indah. Apakah itu Jaket Master? Saya ingin jaket itu. Saya tantang Anda: jaket ini untuk jaket itu, kita main tenis, bukan golf," katanya sambil menarik jaket krem miliknya sendiri. Penonton bersorak riuh, dan McIlroy hanya tersenyum mengangguk.
Bagi penggemar tenis di Indonesia, momen ini mengingatkan bahwa di balik ketangguhan Djokovic di lapangan, ia juga seorang entertainer ulung. Interaksinya dengan McIlroy, yang merupakan atlet lintas cabang, menunjukkan bagaimana olahraga bisa menjadi jembatan humor lintas disiplin. Namun, di balik tawa, ada pesan tersirat: Djokovic sangat percaya diri menghadapi turnamen ini, dan ia tidak segan menunjukkan sisi santainya saat berada di atas angin.
Pertandingan berikutnya akan menjadi ujian sesungguhnya. Djokovic dijadwalkan menghadapi lawan yang lebih tangguh di babak ketiga. Akankah ia tetap bisa bercanda saat tekanan meningkat? Ataukah lelucon hanya muncul saat kemenangan sudah di tangan? Publik tenis Indonesia tentu menanti aksi selanjutnya dari petenis Serbia yang satu ini.



