Bursa Bek Muda Memanas: Juventus Kembali Buru Tiago Gabriel, Harga Tembus Rp700 Miliar
Baca dalam 60 detik
- Juventus membuka kembali komunikasi dengan Lecce untuk merekrut bek tengah Tiago Gabriel, yang dibanderol €35-40 juta.
- Pemain 21 tahun asal Portugal ini juga diminati AC Milan, Inter Milan, dan Bournemouth, setelah Lecce menolak tawaran €25 juta dari Premier League pada Januari lalu.
- Bursa transfer bek muda Eropa kian kompetitif; nilai jual kembali pemain berbakat dari klub kecil menjadi strategi bisnis yang menguntungkan.

Juventus kembali mengaktifkan radar transfer mereka untuk mengamankan jasa bek tengah muda Lecce, Tiago Gabriel. Langkah ini diambil di tengah kebutuhan Si Nyonya Tua untuk merombak lini pertahanan pada bursa musim panas mendatang.
Menurut laporan CalcioMercato, Bianconeri telah memulai kontak baru dengan lingkungan pemain. Namun, bek berusia 21 tahun itu bukanlah prioritas utama klub asal Turin tersebut. Saat ini, Juventus lebih fokus pada perekrutan kiper pengganti Michele Di Gregorio yang akan hengkang, dengan Emiliano Martínez dari Aston Villa sebagai target utama, serta pemburu striker Randal Kolo Muani dari PSG. Gelandang tengah juga dicari, dengan Franck Kessié yang terus menawarkan diri.
Tiago Gabriel masuk dalam daftar pendek bek incaran Juventus bersama Tarik Muharemovic dan Jhon Lucumí. Pemain asal Portugal ini sudah dipantau sejak awal musim, dan negosiasi awal sempat dilakukan pada Januari lalu. Saat itu, kedua pihak sepakat untuk kembali berdiskusi pada musim panas.
Lecce menetapkan harga sekitar €35-40 juta (setara Rp600-700 miliar) untuk Tiago Gabriel. Angka ini mencerminkan kesadaran klub akan kualitas pemain dan keinginan memaksimalkan keuntungan setelah merekrutnya dengan harga murah. Mantan direktur olahraga Lecce, Pantaleo Corvino, dikenal sebagai pemburu bakat ulung yang kerap mendatangkan pemain muda potensial dengan biaya rendah.
Persaingan merebut Tiago Gabriel tidak hanya datang dari dalam negeri. AC Milan dan Inter Milan juga dikabarkan tertarik, sementara Bournemouth dari Premier League terus memantau situasi. Pada Januari lalu, Lecce dengan tegas menolak tawaran €25 juta dari klub Inggris tersebut, menandakan mereka tidak akan melepas pemain kunci di bawah harga yang diinginkan.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, fenomena ini menarik dicermati. Bursa transfer pemain muda Eropa semakin kompetitif, dengan klub-klub kecil seperti Lecce mampu meraup keuntungan besar dari investasi awal yang minim. Strategi ini bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, untuk lebih jeli dalam merekrut dan mengembangkan talenta muda. Pertanyaannya, akankah Juventus berhasil mengamankan tanda tangan Tiago Gabriel di tengah gempuran peminat lain, atau justru sang pemain akan memilih petualangan baru di Premier League?



