PLN Bantah Isu Pemadaman Listrik Total di Jawa-Bali, Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Hoaks
Baca dalam 60 detik
- Unggahan viral di Facebook yang menyebut pemadaman listrik total tiga hari di Jawa dan Bali dipastikan palsu oleh PLN.
- PLN mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi dan tidak menyebarluaskan berita yang belum terkonfirmasi.
- Hoaks semacam ini berpotensi menimbulkan kepanikan dan mengganggu kepercayaan publik terhadap layanan kelistrikan nasional.

Klaim bahwa Pulau Jawa dan Bali akan mengalami pemadaman listrik total selama tiga hari berturut-turut yang beredar luas di Facebook akhir pekan lalu telah dibantah keras oleh PT PLN (Persero). Perusahaan listrik pelat merah itu menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Viralnya unggahan tersebut memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama di dua pulau yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan pariwisata nasional. Menanggapi hal itu, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, dalam keterangan resmi yang dikutip dari turnbackhoax.id pada Kamis (25/6/26), menyatakan bahwa kabar tersebut tidak berasal dari PLN dan tidak memiliki dasar fakta. โInformasi yang beredar itu palsu. PLN tidak pernah merencanakan pemadaman total selama tiga hari,โ tegasnya.
PLN mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima informasi dan selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi perusahaan, seperti situs web, media sosial resmi, atau menghubungi contact center. Perusahaan juga meminta publik tidak mudah percaya apalagi menyebarluaskan berita yang belum terkonfirmasi kebenarannya, karena dapat menimbulkan keresahan dan gangguan pada aktivitas sehari-hari.
Fenomena hoaks seputar pemadaman listrik bukanlah yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, isu serupa juga pernah muncul dan dibantah oleh PLN. Menurut pengamat energi dari Universitas Indonesia, Iwa Garniwa, hoaks semacam ini sering muncul saat terjadi peningkatan permintaan listrik, misalnya pada musim kemarau atau menjelang hari besar keagamaan. โMasyarakat perlu waspada terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya. PLN memiliki sistem kelistrikan yang andal dan terjadwal, sehingga pemadaman mendadak dalam skala besar sangat kecil kemungkinannya,โ ujarnya.
Bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa dan Bali, kepastian pasokan listrik sangat krusial. Pemadaman total selama tiga hari akan melumpuhkan aktivitas industri, transportasi, komunikasi, dan layanan publik. Oleh karena itu, klarifikasi cepat dari PLN menjadi penting untuk meredam kepanikan. Ke depan, literasi digital dan budaya verifikasi perlu terus digalakkan agar hoaks serupa tidak mudah menyebar. Pertanyaannya, seberapa siapkah masyarakat dan platform media sosial dalam memutus rantai penyebaran informasi palsu yang berpotensi merugikan banyak pihak?



