Leeds Buru Roony Bardghji, Bintang Muda Barcelona yang Berambisi Jadi Pemain Terbaik Dunia
Baca dalam 60 detik
- Leeds United resmi mengamankan Harry Wilson dari Fulham dengan status bebas transfer, namun klub masih memburu pemain sayap muda Barcelona, Roony Bardghji, sebagai investasi jangka panjang.
- Bardghji, 20 tahun, memiliki statistik per 90 menit lebih unggul dari Wilson dalam hal xG, xA, dan dribel sukses, serta sudah tampil di Liga Champions.
- Barcelona terpaksa melepas pemain karena masalah keuangan, membuka peluang bagi Leeds untuk mendapatkan talenta yang disebut-sebut bercita-cita menjadi yang terbaik di dunia.

Leeds United tidak hanya puas dengan kedatangan Harry Wilson secara gratis. Klub asuhan Daniel Farke itu dikabarkan juga mengincar Roony Bardghji, pemain sayap muda Barcelona yang disebut-sebut memiliki potensi menjadi pemain terbaik dunia di masa depan.
Wilson, yang akan bergabung setelah kontraknya di Fulham habis akhir Juni, memang menjadi rekrutan pertama Leeds musim panas ini. Pemain asal Wales itu mencatatkan musim terbaiknya dengan 10 gol dan 7 assist di Premier League musim lalu. Namun, manajemen Leeds sadar bahwa performa tersebut bisa jadi anomali—sepanjang kariernya, Wilson belum pernah mencetak lebih dari enam gol dalam semusim di liga. Pada usia yang akan menginjak 30 tahun Maret mendatang, ruang perkembangannya pun terbatas.
Karena itu, menurut laporan dari Spanyol, Leeds turut dalam perburuan Bardghji. Pemain berusia 20 tahun itu saat ini menjadi pelapis Lamine Yamal di Barcelona, tetapi klub asal Catalunya itu terpaksa melepasnya demi memenuhi kebutuhan finansial. Harga jual belum ditetapkan, dan opsi peminjaman juga masih terbuka.
Perbandingan statistik per 90 menit menunjukkan Bardghji unggul dalam expected goals (xG), expected assists (xA), dan jumlah dribel sukses. Jika diberi kesempatan menjadi starter reguler, bukan sekadar pemain cadangan, produktivitasnya diprediksi melampaui Wilson. Selain itu, pengalaman Bardghji di Liga Champions—sesuatu yang belum pernah dirasakan Wilson—menjadi nilai tambah tersendiri.
Jurnalis David Ornstein pernah mengungkapkan bahwa Bardghji memiliki ambisi menjadi pemain terbaik dunia. Di usianya yang masih 20 tahun, ia masih memiliki banyak waktu untuk berkembang di bawah asuhan Farke, yang dikenal mampu memoles pemain muda. Leeds, yang kini dimiliki oleh 49ers Enterprises, tampaknya ingin membangun skuad tidak hanya untuk kompetisi domestik tetapi juga bersaing di level Eropa dalam beberapa musim ke depan.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Leeds ini menarik untuk diikuti. Klub yang pernah diperkuat oleh pemain seperti Elkan Baggott (meski tidak pernah tampil di tim utama) ini kini menunjukkan ambisi merekrut talenta muda berkaliber Eropa. Jika Bardghji benar-benar bergabung, ia bisa menjadi salah satu pemain muda paling menarik di Championship atau Premier League musim depan, tergantung nasib Leeds di play-off promosi.
Namun, tantangan terbesar Leeds adalah meyakinkan Barcelona untuk melepas Bardghji secara permanen. Dengan banyaknya klub Premier League lain yang juga mengincar, persaingan harga diprediksi akan ketat. Apakah Leeds berani mengeluarkan dana besar untuk seorang pemain yang belum menjadi starter reguler? Atau mereka akan puas dengan Wilson dan mencari opsi lain? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah strategi transfer klub.



